Hallo…
Maafin saya yang lama nggak posting yaa... Kebetulan beberapa minggu belakangan
saya ada sebuah project yang nggak bisa
saya tinggalin. Jadilah blog ini terbengkalai untuk waktu yang cukup lama.
Sekarang ceritanya saya lagi di Portugal. Tepatnya di Kota Lisbon. Lagi-lagi
saya mengambil setting sore hari
seperti postingan saya sebelumnya.
Pada
tahu Alfama kan? Itu lho, kota tua yang ada di dalam Lisbon. Tapi saya nggak
akan cerita tentang Alfama. Jadi ceritanya saya habis keliling Alfama nih.
Waktu itu udah sore menjelang malam. Awalnya saya berencana mau pulang ke
hostel. Soalnya perjalanan keliling Alfama dengan berjalan kaki cukup menguras
stamina. Secara Alfama konturnya berbukit dan saya bolak-balik tersesat.
Jadinya saya memutuskan untuk pulang saja.
Begitu
melewati Comercio Square, mendadak saya berubah pikiran. Gimana enggak? Plaza
ini menghadap Sungai Tagus yang sangat lebar dan bermuara di Samudera Atlantik.
Tentunya menikmati sunset di tepi
sungai ini akan sangat menyenangkan. Saya pun mempercepat langkah menuju
pinggir sungai.
| Comercio Square |
Dugaan
saya tepat. Pemandangan matahari terbenam di Sungai Tagus sangat indah. Di
kejauhan, saya juga bisa melihat siluet Jembatan Golden Gate, San Fransisco.
Hahaha... Bercanda. Nama jembatannya 25 de Abril. Konstruksinya yang menyerupai
Jembatan Goden Gate membuat jembatan ini sering di sebut sebagai “Golden
Gate-nya Lisbon”.
| Tagus River and 25 de Abril Bridge |
Setelah
puas menikmati senja di tepi Sungai Tagus, saya balik lagi ke Comercio Square. Kali ini saya benar-benar berniat untuk pulang. Rasanya udah capek
banget. Pergelangan kaki juga terasa mau copot karena udah jalan jauh. Jadi saya
nggak mau mampir-mampir lagi. Untuk kembali ke hostel, saya harus menyusuri Rua
Augusta hingga ujung. Rua Augusta bisa dibilang pusat turis di Lisbon. Di sini
banyak cafe, toko-toko dan tentunya turis dari segala penjuru dunia. Jadi boleh
dibilang belum ke Lisbon kalau belum ngelewatin jalan ini.
| Arco da Rua Augusta |
| Rua Augusta |
| Deretan Cafe di Rua Augusta |
Baru
beberapa puluh meter kaki ini melangkah, saya kembali tergoda untuk “belok”.
Soalnya saya ngelihat menara yang terbuat dari baja. Saya jadi penasaran
kepengen naik ke atas. Kayaknya asyik juga ngelihat Lisbon dari ketinggian.
Jadilah kaki saya berbelok menuju Santa Justa Elevator. Haduuuhhh... Ini kaki
nggak bisa diajak kompromi deh... Udah capek nih. Main selonong aja pake mampir
lagi.
| Santa Justa Elevator |
Syukurlah,
saya nggak jadi naik. Soalnya antreannya cukup panjang. Akhirnya saya
bener-bener jalan pulang. Rua Augusta yang saya lewati ini berujung di Rossio
Square. Di ujung plaza ini ada Dona Maria II National Theatre yang baru dibangun tahun 1840. Tapi pilar yang ada di depannya itu dulunya pilar
Gereja St. Francis. Gerejanya sendiri udah hancur karena gempa bumi tahun 1755.
| Dona Maria II National Theatre |
Dari
Rossio Square, akhirnya saya bisa bener-bener pulang ke hostel dan tiduurrr...
last night saya tertanya2 ke mana hilangnya awak, hari ini sudah ada postingnya..bagus sekali hehehe
ReplyDelete*indra, can i get ur email address?perlukan bantuan ini...tq
Hahaha... Semoga kamu paham tulisan saya di posting ini. Sebab bukan Bahasa Indonesia resmi.
ReplyDeleteI just accepted ur "friend request" on Facebook. Feel free to contact me. Nak kemana? Eropah?
cantik bangeeet... gw lagi membayangkan diri gw nongkrong di cafe di pinggir jalan diantara bangunan2 kuno gitu hahaa...
ReplyDeletehehehe.mujur aje saya sudah biasa dengan bahasa seperti ini, jadinya tiada masalah utk saya memahami kandungannya. ;)
ReplyDeleteterima kasih ya.itu sahaja caranya yang mampu saya fikirkan untuk hubungi awak hahaha.Eropah?tidaklah, tabungannya masih belum cukup, next year maybe.
.duduk di kala senja menghadap sungai tagus,,menantikan sunset haha..co lomantik,,,haha
ReplyDeleteBgus ni mas buat referensi saya,,couple trip hee
@Mba' Milla, Kapan nih ke Eropa? Di sana banyak tempat cantik lhoo... Terutama Portugal.Lisbon mah masih belum ada apa2nya dibandingkan Porto dan pedesaannya.Hehehe... Moga2 gw sukses jadi kompor ;'p
ReplyDelete@Syani, couple trip sama siapa Ni? Aq ndak mau ah ke Portugal lagi. Maunya ke Santorini. Hehehe... ;')
ReplyDeletelisabon indah sekali....
ReplyDeletemust visit
Sure. Terutama terkait dengan sejarahnya.
ReplyDelete