Monday, November 8, 2010

First Time to Hongkong and Macau-Day 2

Hari ini agendanya cuma satu, Macau...

Begitu keluar hostel, saya naik tram menuju Central. Kebetulan hostel saya berada tepat di seberang Tram Stop. Kemudian saya mencari direction menuju Hongkong-Macau Ferry Terminal. Di sinilah kecerobohan saya. Saya tidak menyangka kalau Hongkong-Macau Ferry Terminal itu terpisah cukup jauh dari Central Pier. Dengan langkah pasti, saya menuju Central Pier. Dan betapa terkejutnya saya setelah mengetahui bahwa Hongkong-Macau Ferry Terminal berada di sisi yang berlawanan dengan Central Pier. Kalau dari Central Station menuju Central Pier itu belok kanan. Sementara kalau menuju Ferry Terminal belok kiri. Huuhh,,, tapi ini bagian dari pengalaman juga. hehe...

Hongkong Macau Ferry Terminal
Saya naik Turbo Jet kelas ekonomi tujuan Macau. Kapalnya lumayan lebar dengan double aisle. Tempat duduknya juga dilengkapi seatbelt seperti di pesawat. Saya kira bakal kencang larinya... Tapi ternyata tidak ada bedanya sama ferry Batam-Singapore. Di tengah perjalanan, petugas membagikan Macau Immigration Card. Untuk kelas business ke atas juga dibagikan makanan.
Sampai di Macau, antrean imigrasi panjang sekali. Saya harus mengantre selama satu jam lebih. Saya maklum karena kebetulan saat itu hari Sabtu. Keluar dari imigrasi, saya langsung menuju Tourist Information Centre untuk mengambil peta. Setelah itu keluar bangunan terminal, belok kiri dan mencari shuttle bus gratis menuju Lisboa. Setelah sampai di Grand Lisboa yang terkenal itu, saya menyeberang lewat terowongan ke Wynn Hotel. Di sini kebetulan sedang ada pertunjukan air mancur. Dari tempat ini, kita juga bisa melihat dengan jelas Macau Tower
Hotel Grand Lisboa
Water Fountain in front of Wynn Hotel


Setelah itu, saya kembali lagi menuju Grand Lisboa dan berjalan kaki menuju Senado Square. Dari Senado Square, saya terus berjalan menuju Ruins of St. Paul
Largo de Senado
Ruins of St Paul

Di Ruins of St. Paul kita bisa masuk ke dalam. Di sana ada reruntuhan gerejanya yang dilindungi oleh kaca. Di sebelahnya juga terdapat museum, tapi ada tiket masuknya. Setelah puas mengeksplorasi Ruins of St. Paul, saya kembali ke Wynn Hotel melalui rute yang sama. Di perjalanan, saya sempat mencicipi Portuguese Egg Tart dan Bubble Tea. Dari Wynn Hotel, saya naik shuttle bus kembali ke Ferry Terminal. Kenapa dari Wynn? Karena gratis. hehe... Kalo dari Lisboa bayar.

Portuguese Egg Tart
Sampai di Ferry Terminal, saya menyeberang menuju Reservoir Park. Saya sholat Dzuhur dan Ashar di taman tersebut. Taman tersebut cukup nyaman untuk sekadar bersantai di sore hari. Setelah tenaga saya terkumpul kembali, saya kembali menyeberang menuju Ferry Terminal. Saya tidak belok kiri menuju  Ferry Terminal, tapi belok kanan menuju Fisherman Wharf terlebih dahulu. Di sini terdapat replika bangunan China kuno, Romawi kuno dan Mesir kuno. Dari tempat ini kita juga bisa melihat Friendship Bridge yang sangat panjang itu.
Macau Fisherman Wharf-Roman Amphitheatre
Saya kembali ke Macau Ferry Terminal dan menyeberang lewat terowongan untuk naik shuttle bus menuju City of Dream. Di perjalanan, bus ini menyeberangi Friendship Bridge. Sampai di City of Dream, hari mulai gelap. Begitu memasuki lobi, saya disambut oleh putri duyung di akuarium raksasa. Tapi sayangnya hanya gambar animasi 3D. hehe... Saya terus masuk ke dalam untuk mengantre tiket The Bubble. Tiketnya gratis. Dan show-nya pun keren banget. Kita boleh mengambil foto tapi tanpa flash.
Little Mermaid
City of Dream
Keluar dari City of Dream, saya menyeberang ke Venetian Resort. Di sini saya benar-benar merasa seperti di Venezia. Saya masuk ke area casino, kemudian naik ke lantai 3 dan mencari kanal tempat gondola berada. Karena sudah malam, kanal yang masih beroperasi hanya satu saja. Dan itu letaknya di paling ujung. Sehingga saya mesti berlari menuju kanal tersebut. Gondola beroperasi pukul 10am-10pm. Begitu saya sampai di kounter Gondola Ride, saya jadi last rider. Oh God, Lucky me... Saya boleh membayar dengan HKD tapi kembalian dengan MOP.
The Venetian Resort
Interior The Venetian Resort
Semua Gondolier di sana Italiano, tapi ada yang blasteran juga. Ada yang cewek juga dan mereka semua bersuara emas. Karena saya berpergian sendiri, saya diperbolehkan menaiki Gondola seorang diri. Gondolier saya bernama Alfonso.

Woman Gondolier
Saya kembali ke Macau Ferry Terminal dengan shuttle bus dari Venetian Resort dan langsung membeli tiket ferry. Berhubung tiket ekonomi untuk keberangkatan sebelum jam 12 malam sudah habis, dengan sangat terpaksa saya naik Super Class(Semacam Kelas Bisnis). Lumayanlah, dapat makan gratis. Sampai Hongkong saya masih sempat mengejar MTR terakhir ke hostel saya. MTR terakhir berangkat pukul 1dini hari. Sebelum kembali ke Hostel, saya sempat ke Circle K untuk membeli roti dan air mineral.

To be continued...

ARTIKEL TERKAIT:

6 comments:

  1. hello,
    Total perjalanan untuk Macau Day 2 ini apa cukup 12 jam ya? Seandainya dari Hongkong udah naik ferry paling pagi (jam 7) gitu...

    trims.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo rute yang saya lalui kemarin ya kurang lebih satu harian. Tapi ya udah pasti nggak bisa ke semua tempat menarik di Macau. Harus ada yang dikorbankan.

      Delete
    2. nyebrang di terowongan ini maksudnya naik kapal lagi atau jalan ya mas?bus gratisnya dmn aj ya mas?thanks

      Delete
    3. Maksudnya terowongan pedestrian Mas. Fungsinya sama kayak jembatan penyeberangan :)

      Delete
  2. Artikel tentang Macau nya bagus. Ikutan lomba blog "Why Macau" yuk. Re - publish aja artikel ini. Hadiahnya jalan-jalan ke Macau dan iPhone 5c GRATIS!
    Yuk ikutan lomba blog 'Why Macau' di sini http://bit.ly/WhyMacau
    Submit sebelum 30 September 2014!

    ReplyDelete