Thursday, November 4, 2010

Unforgettable Malaysia-Day1

Malaysia adalah negara kedua yang saya kunjungi setelah Singapore. Kota tujuan saya adalah Kuala Lumpur. Kali ini saya backpacking bersama satu rekan saya. Kami berangkat dari Singapore pukul 10 malam setelah sebelumnya menyeberang dari Batam. Kami menumpang bus Causeway Link dari Queen Street Terminal menuju Johor Bahru. Karena saat itu hampir tengah malam, antrean untuk naik bus lumayan panjang. Begitu pula antrean imigrasi di Woodlands dan Bangunan Sultan Iskandar. Jalanan di sekitar perbatasan juga macet. Ternyata banyak orang yang bekerja di Singapore tapi tinggal di Johor Bahru. Jadi setiap hari mereka pulang balik Johor-Singapore-Johor. Kami pun baru tiba di Hentian Larkin pukul 1 dini hari.

Ternyata saat itu bus reguler terakhir menuju Kuala Lumpur sudah berangkat. Jadi terpaksa kami naik bus yang harga tiketnya lebih mahal, yakni RM45. Tarif bus reguler hanya sekitar RM35. Bus yang kami naiki sangat nyaman. Jauh lebih nyaman dari bus antar kota termahal di Indonesia. Komposisi tempat duduknya 2-1.


Perjalanan Johor Bahru-Kuala Lumpur ditempuh dalam waktu lebih kurang 4 jam melalui highway. Pukul 5 pagi kami sudah tiba di Hentian Pudu Raya di Kuala Lumpur. Kami segera berjalan menuju Masjid Jamek yang terletak beberapa blok dari Hentian Pudu Raya. Untuk mencapai Masjid Jamek tidaklah sulit. Tinggal mengikuti jalur layang kereta api yang ada di samping Hentian Pudu Raya. Jalur layang tersebut menuju ke Stasiun Masjid jamek.

Begitu tiba di Masjid, kami langsung mengambil air wudhu dan mengikuti sholat subuh berjamaah. Selesai sholat, kami langsung menuju stasiun LRT(kereta bawah tanah) untuk menuju KLCC. Kami berencana mengantre tiket naik ke Skybridge Petronas. Tiba di KLCC, kami mencari direction menuju Petronas. Ternyata tempat mengantre tiketnya ada di basement. Kami tiba di basement pukul 7 pagi. Dan ternyata, antreannya sudah sangat panjang. Padahal loket baru dibuka pukul setengah 9. Tiket naik ke atas memang gratis, tapi proses mendapatkannya yang perlu sedikit perjuangan. Hehe...

Akhirnya kami berhasil mendapatkan tiket untuk kunjungan pertama, yakni pukul 9 pagi. Padahal kami sempat pesimis mendapatkan tiket tersebut. Karena antrean di depan kami cukup panjang. Dan ada rombongan tour. Tapi ternyata banyak di antara mereka yang mengantre untuk kunjungan siang maupun malam.

Karena kami dapat tiket untuk kunjungan pertama, maka begitu tiket di tangan, kami langsung dipersilakan masuk. Di dalam ada foto dan video tentang proses pembangunan Petronas Tower. Beberapa saat kemudian, kami diminta memasuki lift. Sebelumnya dilakukan pemeriksaan barang bawaan. Lift melaju dengan kecepatan tinggi. Dalam hitungan detik, lift sudah tiba di lantai 41, tempat Skybridge berada. Dari Skybridge, kami bisa melihat landscape Kuala Lumpur. Dari tempat tersebut juga tampak KL Tower yang berada tidak jauh dari KLCC. Kami hanya diberi waktu 15 menit berada di skybridge. Setelah itu kami turun dengan menggunakan lift yang sama.

View from Petronas Skybridge
Begitu keluar lift, kami tiba di Suria KLCC, mall yang berada di dasar Petronas Tower. Kemudian kami menuju taman di depan Petronas Tower. Di tempat ini, kami bisa berfoto dengan background Menara Petronas. Setelah itu kami kembali menuju Masjid Jamek untuk menunaikan ibadah Sholat Jumat. Selesai sholat, kami makan siang di restoran India di depan masjid.

Dari Masjid Jamek, kami berjalan menuju Merdeka Square. Di sekitar Merdeka Square ini terdapat bangunan-bangunan bersejarah seperti museum dan perpustakaan. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Petaling Street yang merupakan salah satu pusat penjualan oleh-oleh di Kuala Lumpur. Kami terus menyusuri Petaling Street hingga ujung dan  menuju Stasiun Monorel Maharajalela.  Dari stasiun tersebut, kami naik monorel menuju Bukit Bintang. Bukit Bintang adalah tempat berkumpulnya backpacker di Kuala Lumpur. Di area ini banyak terdapat mall, restoran dan juga hotel.

Salah satu sudut Bukit Bintang
Setelah puas mengelilingi Bukit Bintang, kami kembali naik monorel dan turun di KL Sentral. Kemudian kami ganti kereta menuju Klang. Host kami tinggal di sana.

Ada kejadian yang tidak akan pernah kami lupakan di hari pertama kami di Malaysia. Saat di dalam kereta, kamera pocket kami dicuri orang. Untung saja saat itu masih hari pertama. Jadi belum banyak foto yang tersimpan. Hmmm... Rasanya memang cocok postingan kali ini saya beri judul Unforgettable Malaysia. Hehe...

Malam hari kami diajak oleh host kami menuju iCity. Sebenarnya tidak ada yang spesial dari tempat ini. Hanya ada pohon-pohonan dari plastik dan diberi lampu. Tapi banyak sekali yang berkunjung ke tempat ini. Setelah beberapa saat menikmati pemandangan lampu-lampu di iCity, kami pulang dan istirahat.

iCity
To be continued...

ARTIKEL TERKAIT:

2 comments:

  1. jd klo ke skybridge petronas pas kunjungan pertama gratis ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo nggak salah sampai sekitar tahun 2011 kayaknya masih gratis. Kalo sekarang udah berbayar. Tapi kita bisa naik sampe ke puncak. Nggak cuman ke skybridge doank.

      Delete