Tuesday, January 18, 2011

Ao Nang Beach, Krabi

Saya masih memiliki waktu setengah hari sebelum bergerak menuju Singapore. Waktu setengah hari ini saya manfaatkan untuk mengunjungi Ao Nang Beach. Setelah check out, saya menuju Seven Eleven untuk membeli sarapan. Kemudian saya berjalan menuju Maharaj Soi 8 untuk naik songthaew menuju Ao Nang Beach. Songthaew berwarna putih ini beroperasi mulai pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore dengan interval sekitar 15 menit. Tarif sekali jalan dari Krabi Town menuju Ao Nang Beach adalah 50 THB. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 20 menit.

Karena masih pagi, penumpang di dalam songthaew itu hanya saya seorang. Tapi songthaew tidak berputar-putar dan berhenti lama mencari penumpang. Songthaew tersebut hanya berputar di sekitar Chao Fa Pier, kemudian langsung menuju Ao Nang. Di sepanjang perjalanan, saya disuguhi pemandangan perbukitan kapur yang sangat indah.
Pemandangan Bukit Kapur di Sepanjang Perjalanan


Jalanan berkelok di sela-sela perbukitan
Di Ao Nang, saya turun di local bus Terminal. Tapi jangan dibayangkan sebuah terminal besar yaa... Sama halnya dengan terminal bus antar pantai di Phuket, terminal bus lokal ini berada di pinggir jalan. Terminal tersebut juga menjadi tempat keberangkatan songthaew menuju airport, bus station, Tiger Cave Temple dan tempat-tempat lainnya.
Local Bus Terminal
Dari tempat pemberhentian songthaew, saya berjalan menuju pantai. Jaraknya tidak begitu jauh. Hanya beberapa puluh meter saja. Begitu sampai di pantai, saya belok kiri menyusuri pantai. Pemandangan Ao Nang Beach menurut saya cukup indah. Suasananya lebih sepi bila dibandingkan dengan pantai-pantai di Phi Phi Don. Di kejauhan tampak bukit kapur yang memanjang. Saya berjalan menuju bukit tersebut.
Ao Nang Beach

Bukit tersebut ternyata adalah taman nasional. Centara National Park. Di dalamnya juga merupakan habitat monyet. Pengunjung diperbolehkan masuk dan naik ke atas bukit melalui tangga kayu yang sudah disediakan. Akan tetapi, pihak manajemen Centara tidak merekomendasikannya. Saya tetap memutuskan untuk masuk ke dalam. Hanya sekadar ingin tahu saja.
Centara National Park
Centara National Park (Entry Point)
Baru beberapa meter melangkah, saya sudah bertemu dengan seekor monyet yang duduk di jalan yang akan saya lalui. Ketika saya mendekatinya, monyet tersebut langsung loncat ke atas pohon. Rupanya dia malu. Hehe... Saya teruskan langkah saya menapaki anak tangga satu per satu hingga suatu titik yang agak tinggi. Di sini monyetnya sudah semakin banyak. Dan mereka pun terlihat jinak. Sayangnya, pengunjung tidak diperbolehkan memberikan makanan kepada monyet-monyet tersebut untuk alasan keamanan.
Monyet di Centara National Park
Jalan Setapak Menuju Puncak Bukit
Sebenarnya saya ingin  melanjutkan perjalanan hingga ke puncak bukit. Tapi mengingat waktu yang sudah semakin siang, saya pun memutuskan untuk turun dan kembali ke Ao Nang Beach. Saya kembali menyusuri pantai. Setelah sampai di jalan raya, saya naik ke trotoar dan menunggu songthaew menuju Bus Station. Suasana di jalanan ini sama seperti di Patong Beach Phuket, Kuta Bali dan banyak pantai lainnya. Di satu sisi adalah pantai, di sisi lainnya adalah deretan toko-toko souvenir, travel agent dan cafe.
Ao Nang Beach (View from Centara)
Setelah menunggu selama beberapa menit, songthaew saya pun datang. Tarif menuju bus station sebesar 60 THB. Songthaew yang saya naiki berjalan pelan di sepanjang Ao Nang Beach hingga Nopparat Thara Beach. Kemudian baru meluncur menuju Bus Station. Berbeda dengan saat berangkat menuju Ao Nang, kali ini songthaew penuh penumpang. Di tengah perjalanan, songthaew juga berkali-kali berhenti untuk menaik-turunkan penumpang. Perjalanan menuju bus station ini memakan waktu sekitar 40 menit.

Sekitar pukul 10 pagi saya tiba di Krabi Bus Station. Saya langsung masuk ke dalam bangunan terminal dan membeli tiket bus menuju Hat Yai.


To be continued...

ARTIKEL TERKAIT:

5 comments:

  1. semoga selamat sampai di singapura nnt...

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah selamat sampai Singapura. Sebenarnya saya melakukan perjalanan ini bulan Desember. Tapi saya baru sempat memindahkan catatan perjalanan saya ke dalam blog kemarin. Hehe...

    ReplyDelete
  3. kalo liat pantai nya, hmmm sama seperti di Indonesia...seperti pantai di pangandaran barat, lengkap dengan monyet2 nya.....

    ReplyDelete
  4. Hmmm... kalo menurut saya tidak sama. walaupun saya belum pernah ke pantai di pangandaran barat, tapi saya sudah menjelajah banyak pantai di Indonesia. mulai dari Provinsi Babel hingga Papua. dan menurut saya, pantai-pantai di Indonesia jauh lebih indah. satu-satunya kekurangan adalah mahalnya transportasi untuk menuju ke sana. dengan mati surinya mandalaair, praktis tidak ada maskapai yang bisa memberikan tiket-tiket promo super murah untuk rute domestik. sementara airasia Indonesia lebih mengutamakan rute regional asean.

    ReplyDelete
  5. Pak boleh tahu dimana lokasi tepatnya Local Bus Terminal untuk Songthaews ? di dekat apa ? Terima kasih.

    ReplyDelete