Wednesday, January 19, 2011

Overland from Krabi to Singapore

Bangunan Terminal Krabi sangat kecil. Bangunan ini hanya terdiri dari 2 loket utama dan beberapa loket kecil. Loket kecil ini hanya menempati meja dan berada di sekitar loket utama. Di dalam bangunan terminal ini juga terdapat warung makan. Saya segera mencari loket yang menjual tiket bus menuju Hat Yai. Ternyata hanya ada satu loket yang menjual tiket tersebut. Saya pun membeli tiket untuk keberangkatan pukul 10.35. Harga tiketnya hanya 169 THB.
Krabi Bus Station
Sambil menunggu bus saya datang, saya berjalan-jalan mengelilingi area terminal. Di luar bangunan terminal, saya menemukan beberapa penjual ayam goreng. Penjualnya kebanyakan muslimah berjilbab. Jadi saya tidak ragu akan kehalalannya. Akan tetapi, lokasi berjualan mereka berada di area parkir bus. Jadi saya menyangsikan kebersihannya.


Tidak lama kemudian bus saya datang. Bus dari perusahaan yang sama ketika saya berangkat dari Hat Yai menuju Krabi. Bus ini berangkat dari Phuket menuju Hat Yai dan transit di Krabi. Saya segera naik ke dalam bus. Kondisi bus yang saya naiki ini sungguh memprihatinkan. Tempat duduknya sempit dan keras. Tapi saya masih terbiasa dengan kondisi tempat duduk seperti itu. Yang membuat saya tidak nyaman adalah AC di atas tempat duduk saya bocor sehingga air terus menetes. Saya tidak bisa pindah ke kursi lain karena semuanya terisi. Akhirnya saya menyumbatnya dengan kain penutup jendela.
Interior bus dari Krabi ke Hat Yai
Perjalanan dari Krabi menuju Hat Yai by bus ini juga memakan waktu 5 jam. Saya baru tiba di Hat Yai sekitar pukul 4 sore. Begitu turun dari bus, saya mencari loket yang menjual tiket ke Kuala Lumpur, Malaysia. Tapi saya tidak menemukannya. Ternyata loket yang berada di dalam Terminal Hat Yai hanya untuk bus-bus lokal. Saya pun berjalan keluar dan mulai mencari tiket bus di travel agent yang banyak terdapat di sekitar terminal.

Hampir semua travel agent di samping terminal itu menjual tiket bus dan minivan ke Malaysia dan Singapore. Saya jadi bingung mau memilih yang mana. Akhirnya saya masuk ke salah satu travel agent saja. Mereka menjual tiket bus Alisan Golden Coach menuju Kuala Lumpur seharga 560 THB. Harga tiket ini sudah termasuk penjemputan gratis dari travel agent menuju pool bus dengan menggunakan tuktuk/samlor. Bus akan berangkat pukul 7 malam dan saya akan dijemput pukul 6 sore.

Masih ada cukup waktu sebelum saya dijemput. Saya memanfaatkannya untuk sholat di dalam bangunan terminal. Kemudian saya menuju Seven Eleven untuk membeli makanan beku siap saji. Menjelang pukul 6 sore, saya kembali ke travel agent dan menunggu dijemput. Tidak lama kemudian tuktuk merah itu pun datang. Ternyata penumpangnya hanya saya. Saya diantar ke 17/1 Che Uthit Rd tempat kantor Alisan Golden Coach berada. Jaraknya tidak jauh. Hanya memakan waktu sekitar 15 menit saja.

Begitu tiba,saya langsung check in. Saya diminta menunjukkan paspor. Kemudian saya diberi immigration card Malaysia. Beberapa menit kemudian, bus Double Decker itu datang. Setelah selesai menurunkan penumpang dan dibersihkan, semua penumpang tujuan Kuala Lumpur diminta naik ke dalam bus. Kebetulan saya dapat tempat duduk di dek bawah. Seperti bus-bus jarak jauh Malaysia lainnya, komposisi tempat duduk bus ini 2-1. Jadi sangat nyaman untuk perjalanan yang memakan waktu sekitar 8 jam. Sebelum berangkat, para kru membagikan selimut dan sebotol air mineral. Pukul 7 tepat bus diberangkatkan.
Alisan Golden Coach Hat Yai-Kuala Lumpur
Satu jam kemudian bus tiba di Sadao Border. Semua penumpang diminta turun untuk immigration clearence. Kemudian bus melanjutkan perjalanan menuju Malaysia Border. Penumpang kembali diminta turun untuk immigration and customs clearence. Kemudian bus melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur.

Kira-kira pukul 5 pagi saya sudah tiba di Kuala Lumpur. Bus yang saya naiki ini sepertinya tidak berhenti di Hentian Sementara Bukit Jalil, melainkan tetap di Hentian Pudu Raya. Saya turun di Masjid Jamek. Sambil menunggu adzan subuh berkumandang, saya membeli nasi lemak di Seven Eleven. Setelah menunaikan sholat subuh, saya naik LRT menuju Bukit Jalil dan segera mencari tiket bus menuju Johor Bahru. Saya mendapatkan tiket untuk keberangkatan pukul 7 pagi.

Tiba di Johor Bahru sekitar pukul 12 siang. Saya mampir makan siang di McD sebelum naik SJE Bus kembali ke Singapore.

My Budget(Kurs 19 Januari 2011)
Tiger Airways Singapore-Hat Yai  56 SGD  =  Rp 393.039
Songtheaw Airport-Hat Yai City  20 THB  =  Rp 5.910
Air mineral 1 Liter  20 THB  =  Rp 5.910
Bus Hat Yai-Krabi  169 THB  =  Rp 49.936
Ojek Bus Station-Krabi Town  100 THB  =  Rp 29.548
P Guesthouse 2 nights @ 300 THB  600 THB  =  Rp 177.287
Sarapan di Seven Eleven  70 THB  =  Rp 20.684
Ferry Krabi Town-Phi Phi Don pp  600 THB  =  Rp 177.287
Air mineral 1 Liter  40 THB  =  Rp 11.820
Ojek Pier-Guesthouse  50 THB  =  Rp 14.774
Makan malam di Seven Eleven  87 THB  =  Rp 25.707
Belanja di Seven Eleven  74 THB  =  Rp 21.866
Sarapan di Seven Eleven  70 THB  =  Rp 20.684
Songtheaw Krabi Town-Ao Nang  50 THB  =  Rp 14.774
Songtheaw Ao Nang-Bus Station  60 THB  =  Rp 17.729
Bus Krabi-Hat Yai  169 THB  =  Rp 49.936
Bus Hat Yai-Kuala Lumpur  560 THB  =  Rp 165.468
Makan di Seven Eleven  70 THB  =  Rp 20.684
Sarapan di Seven Eleven  3 MYR  =  Rp 8.846
LRT Masjid Jamek-Bukit Jalil*  2 MYR  =Rp 5.897
Bus Kuala Lumpur-Johor Bahru  31 MYR  =  Rp 91.403
Makan siang di McD*  13 MYR  =  Rp 38.330
SJE Johor Bahru-Singapore  2,4 MYR  =  Rp 7.077
Total pengeluaran  =  Rp 1.374.596
Catatan : *Sen saya bulatkan ke atas maupun ke bawah.


The End

ARTIKEL TERKAIT:

4 comments:

  1. wah ini part of your trip yang paling sy nantikan hehehehe.....
    hey...apakah memungkinkan sy mendiskusikan itinerary saya kpd anda?kalau boleh,bgm bisa sy kontak anda,apa via FB atau email mungkin?thanks...

    ReplyDelete
  2. Ia, setelah satu bulan akhirnya saya bisa juga mindahin catper saya kemarin ke dalam blog. Silakan aja kalo mau discuss. Via fb aja(Indra Prasetya Nugraha). Soalnya email google saya jarang aktif.

    ReplyDelete
  3. wah saya pernah nih menginjakan kaki di stasiun bus krabi, hahahaa..diluarnya ada yang jual sosis goreng dll..tempatnya kaya ga keurus dan kotor..tapi bus bus nya mantep mantep yah mas pake LCD TV plis sound system nya banyak haha..

    ReplyDelete
  4. yupz... tapi sayangnya tempat jualannya jorok. kena asap knalpot bis juga soalnya. pas di terminal ini saya naik bis yang jelek kq. baru stelah sampai di Hat Yai bisa ganti bis yg nyaman.

    ReplyDelete