Wednesday, September 19, 2012

Qantas Airbus A380 is diverted to Batam


Sore itu (21 Agustus 2012) waktu mau pulang kerja, saya ngeliat kok ada banyak kerumunan orang di luar. Dalam hati saya mikir, palingan mereka cuman liat2 pesawat yang takeoff sama landing aja. Secara apron (tempat parkir pesawat) di situ jarang dipake kecuali buat penerbangan charter. Jadi nggak ada yang bisa dilihat selain aktifitas takeoff landing pesawat. Tapi begitu motor saya mendekati kerumunan orang itu, tebakan saya ternyata salah. Ada sesuatu yang nggak biasanya ada di situ. Ada pesawat Airbus A330 milik Singapore Airlines lagi parkir di apron sebelah tenggara Bandara Hang Nadim (BTH). Saya pun langsung nggeber motor saya balik ke parkiran. Trus lari ke terminal dan menuju apron.

Singapore Airlines Airbus A330 at Batam Hang Nadim Airport
  
Astaga, ternyata bukan cuma Singapore Airlines yang parkir di situ. Ada Airbus A380 milik Qantas juga. WHOAAA!!! Ini pertama kalinya saya bisa ngeliat pesawat itu dari deket. Dari hasil ngobrol2 dengan salah satu pejabat otoritas bandara, ternyata kedua pesawat ini divert (dialihkan) ke Batam karena cuaca buruk di Singapore. Pesawat Qantas ini terbang dari London menuju Singapore sementara Singapore Airlines dari Hongkong. Waahh,,, BTH bener-bener dapet THR nih... :D

Semua orang terlihat sibuk. Termasuk temen-temen di BAS (Batam Airport Service). Mereka juga sibuk mempersiapkan Towing Vehicle yang akan digunakan untuk mendorong sang Ratu (Airbus A380). Tentunya nggak bisa pake kendaraan yang biasa dipake buat ndorong Boeing 737 doonk... Bisa patah ntar.

Fyi, pendaratan Airbus A380 di Hang Nadim Airport ini adalah yang kedua di Indonesia setelah beberapa waktu lalu tipe pesawat yang sama milik Singapore Airlines mendarat di Soekarno Hatta International Airport. Bandara Hang Nadim memiliki panjang runway yang terpanjang di Indonesia, yakni 4025 meter. Jauh lebih dari cukup untuk didarati Airbus A380. Hanya saya, lebar landasan memang masih 45 meter. Bandingkan dengan Changi Airport yang lebar landasannya 60 meter. Sementara bentang sayap Airbus A380 sendiri hampir 80 meter. Meskipun demikian, keputusan untuk memberikan izin mendarat bukan tanpa pertimbangan. Sebelum mengoperasikan Airbus A380 untuk rute MEL/SYD-SIN-LHR, pihak Qantas sudah melaksanakan survey ke Bandara Hang Nadim. Dan bandara ini dinyatakan layak untuk didarati Airbus A380.

Dan inilah foto-foto Sang Ratu.

Qantas Airbus A380 at Batam Hang Nadim Airport

Qantas Airbus A380 at Batam Hang Nadim Airport

Qantas Airbus A380 at Batam Hang Nadim Airport
  
Qantas Airbus A380 at Batam Hang Nadim Airport


ARTIKEL TERKAIT:

16 comments:

  1. sesuatu banget yah bisa liat big mama di Indonesia... hahahahaha

    ReplyDelete
  2. wew, cukup gitu, pesawatnya kan gede banget,, si a380 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup doonkk... Hang Nadim malah pernah didarati pesawat Antonov juga lhoo...

      Delete
  3. Hmmm....meski suka travelling saya sebenernya takut naik pesawat dan kalau sudah nervous begini kayaknya semua pesawat terlihat sama kecuali beda ukuran, warna dan servis flight attendant-nya hehe... Mau nanya, ada yang saya ngga ngerti dalam postingan 'BTH bakalan dapet THR' maksudnya apa yak? *garuk2x kepala*

    Salam kenal ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... Kalo BTH itu kode bandara BaTamHangnadim. THR itu mah Tunjangan Hari Raya. Maksudnya bukan dalam arti sebenernya dapet THR. Tapi dapet pemasukan dari biaya mendarat dan parkir pesawat. Setiap pesawat yang landing itu kan ada fee-nya :D

      Delete
  4. hehehehehe,,,,,
    sudah layaknya Bandara Hang nadim diperhitungkan ,,,
    selain dari fasilitas yang masih kurang lengkap..
    misalnya : fasilitas ATC, lebar runway, dan taxi way,,,

    Antonov dan airbus A380 aja dah membuktikan kehebatan bandara Hang nadim..
    sekarang giliran menteri Perhubungan yang memberikan apresiasinya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bandara Hang Nadim terus berkembang. Setelah hanggar Lion yang sebentar lagi beroperasi, lahan bandara juga akan disewa sama perusahaannya Pak Ilham Habibie.

      Delete
  5. Baru tau hari ini kalo INA 2x didarati A380 :D *maklum kudet*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, satu kali A380 milik Singapore Airlines di CGK. Satu lagi A380 Qantas di BTH :)

      Delete
  6. Waaah sebagai orang batam ane merasa bangga hahahha,kalau runway terpanjang di indonesia ane tau gan tapi kalau asia tenggara udah jadi nomor 2. Siapa dlu pencetus pengembangan nya,orang jenius (pak habibie)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya setuju. Waktu jaman Pak Habibie jadi Kepala Otorita Batam, pembangunan Batam terlihat nyata banget :)

      Delete
  7. iya sama saya juga bangga.. pesawat airbus mendarat di batam.
    tapi kta si orng di dalam besawat (penumpang) katanya kurang nyaman dibandara batam karena, mereka gk boleh keluar pesawat menuju lobby ruang tunggu kataya jadi mereka tunggu di pesawat sampai pantat mau keram :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener. Untung cuman bentar aja transitnya :D

      Delete
  8. COBA bandara hangnadim dicakepin lagi alias direnovasi keseluruhan pasti cantik ... deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Terutama bangunan terminalnya selain udah overload kapasitasnya, juga agak old fashion. Hehehe...

      Delete