Thursday, May 16, 2013

Terbang Bersama Bombardier CRJ 1000 Garuda Indonesia


Kalo biasanya saya ngomongin jalan-jalan, kali ini khusus ngomongin tentang pengalaman naik Garuda Indonesia. Beberapa waktu lalu saya berkesempatan ngicipin armada baru maskapai kebanggaan kita, Garuda Indonesia. Sejujurnya ini trip yang rada maksa. Jadi sebenernya tujuan saya tuh dari Semarang ke Batam. Biasanya saya naik pesawat yang transit di Jakarta. Nah, berhubung Garuda baru aja nge-launch rute barunya, yakni Semarang-Surabaya, plus ditambah pake armada baru Bombardier CRJ 1000 NextGen, dan masih ditambah lagi dengan adanya promo menarik, ya saya ambil rute agak memutar. Semarang-Surabaya by Garuda Indonesia, dan Surabaya-Batam by adiknya, Citilink.

Penerbangan dari Semarang menuju Surabaya menggunakan GA 369 yang berlepas dari Semarang pukul 12.40 dan tiba di Surabaya pukul 13.30. Sementara penerbangan dari Surabaya menuju Semarang menggunakan GA 368 yang berlepas dari Surabaya pukul 07.15 dan tiba di Semarang pukul 08.05.



Rasa antusias selalu ada sewaktu saya bakalan nyobain pesawat baru. Sengaja saya dateng lebih awal ke Terminal Bus Ahmad, eh, Bandara Ahmad Yani Semarang. Saya yang sebenernya udah city check in tetep musti ke meja check in buat naruh bagasi. Sebenernya saya nggak bawa bagasi. Tapi peraturan barang bawaan kabin CRJ 1000 ini beda dengan pesawat-pesawat yang biasa kita tumpangi, baik Boeing maupun Airbus. Dimensinya lebih kecil. Waktu itu sebenernya tas saya masih muat. Tapi saya bawa helm full face. Secara saya ninggal motor di Bandara Hang Nadim Batam. Sementara parkiran di sono terbuka dan nggak ada penitipan helm, jadilah waktu pulang ke Semarang kemarin saya bawa helm. Hehehe...

Kiri : Boeing 737-800 ; Kanan : Bombardier CRJ 1000


  

Saking antusiasnya, saya udah ngantre di depan gate meskipun panggilan boarding belum ada. Saya juga udah request tempat duduk yang paling belakang. Semua ini demi bisa mengeksplorasi seluruh bagian kabin pesawat. Pokoknya saya harus jadi orang pertama yang naik pesawat.

Panggilan boarding pun tiba. Dan sesuai harapan, saya berhasil jadi penumpang pertama yang naik pesawat. Sebelumnya, waktu pengecekan boarding pass di pintu, selain KTP, penumpang juga akan diperiksa barang bawaan kabinnya. Kalo ada yang melebihi dimensi, akan diberi tag khusus dan dimasukkan ke bagasi. Nanti ngambilnya, katanya bisa seketika setelah turun pesawat. Jadi nggak perlu nungguin di conveyor belt. Tapi saya nggak tau juga sih... Soalnya waktu itu nggak ada penumpang yang kelebihan dimensi barang bawaan kabin. Pesawat Bombardier CRJ 1000 ini, secara penampilan lebih mirip pesawat jet pribadi. Dimensinya kecil. Tapi kecepatannya bisa sampe 870 km/jam. Posisi engines terletak di buritan.

Bombardier CRJ 1000 Garuda Indonesia at Ahmad Yani Airport

Pintu depan ini jadi satu-satunya tempat naik penumpang

Setelah memasuki kabin pesawat, saya langsung minta izin kepada purser buat ngambil foto di dalam pesawat. Dan inilah foto-foto interior armada baru Garuda Indonesia, Bombardier CRJ 1000. Catatan : Hati-hati kalo duduk deket jendela. Karena langit-langitnya rendah, rawan kejedot. *pengalaman pribadi*

Saat ini, Bombardier CRJ 1000 Garuda Indonesia melayani dua rute penerbangan langsung dari Semarang. Selain ke Surabaya, pesawat ini juga melayani rute menuju Denpasar. Penerbangan GA 447 berlepas dari Semarang pukul 08.50 dan tiba di Denpasar pukul 11.05. Sementara penerbangan kembali ke Semarang menggunakan GA 446 dengan waktu keberangkatan pukul 11.45 dan tiba di Semarang pukul 11.55. Semua waktu menggunakan LT (Local Time).

Business Class Bombardier CRJ 1000 Garuda Indonesia

Economy Class Bombardier CRJ 1000 Garuda Indonesia

Ada 4 jendela darurat di bagian tengah kabin

Dimensi ruang penyimpanan bagasinya kecil. Di belakang juga nggak ada pintu keluar penumpang.

Seat Pitch standar. Jarak antar jendela agak renggang.

Abangnya, Boeing 737-800 NG Garuda Indonesia

Sepupunya, MA 60 Merpati

Safety Instruction Bombardier CRJ 1000

Flap, spoiler dan aileron-nya mini

2 Thumbs for Garuda. Penerbangan 30 menit aja tetep dapet snack besar. Plus tetep dapet minum by request.

Garuda terbang tinggi
Tulisan ini diikutkan dalam #GADreamHoliday Blog Competition. Informasi lebih lengkap silakan lihat di sini.

ARTIKEL TERKAIT:

62 comments:

  1. keren banget ya garuda indonesiaa 0-0p

    ReplyDelete
  2. harga tiketnya berapa ya ? pasti mahal tuhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu saya beli 400ribu. Untuk ukuran Garuda sih termasuk lumayan murah :)

      Delete
  3. mau dong naik garuda, biasa naik airasiaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga bisa dihitung dengan jari naik Garuda. Seringnya naik Lion untuk penerbangan domestik :D

      Delete
  4. Angkut berapa banyak penumpang, nih?

    -@p49it-

    ReplyDelete
    Replies
    1. 12 Business Class plus 84 Economy Class. Jadi totalnya 96 penumpang :)

      Delete
  5. waaa.. belum pernah menaili pesawat garuda.. boleh try ni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jom naik Garuda. Saya dah 2 kali ke Europe naik MAS. Hopefully someday bisa ke South Africa juga :)

      Delete
    2. Memang mahu nak cuba garuda.. insyallah nanti berkunjung di Indonesia akan cuba menaiki nya..

      hopefully me to will go there again :D

      Delete
  6. Sumpah deh gw klo naik pesawat ya naik aja gitu gak pernah merhatiin tipe pesawatnya

    ReplyDelete
  7. ini masih jadi mimpiku naik CRK.. mudah-mudahan bisa terwujud :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinnn... Wah, kapan nih bisa kopdar? Hehehe... :D

      Delete
  8. Bnagku nya 2-2 yaaa, kayaknya perlu di coba nich. Asal jangan kayak lixx yg MD82 aja nich hahaha soal nya bunyinya kayak baut2 mau copot dulu :)

    ReplyDelete
  9. indra, ini flight drmn kemana??
    CRJ dari Bombardier ini dipake GIA untuk rute-rute pendek dari Bandara hub-nya kan....
    Amazing ya, walo pake pesawat kecil, tapi quality service-nya tetap dijaga....
    pantes lah dinobatkan jadi world best economy class 2013... *yeeaaay*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini dari Semarang ke Surabaya. Betul. Setuju banget dah :D

      Delete
  10. sekilas bombardier kaya fokker ya, nggak ada pintu belakang dan engine di belakang. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bentuk pintu depan juga mirip nggak ya? Ane belum pernah naik Fokker soalnya :)

      Delete
  11. gan, gimana cara pesan tiket garuda crj1000 rute medan-palembang?
    di situs online saya ga dapet..mohon pencerahannya :)
    thanks

    ReplyDelete
  12. CRJ or CRK sama ya ?

    ReplyDelete
  13. aduh gak ada tv nya ni gak seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi pesawat tipe ini dipake buat rute pendek atau perintis. Barangkali dengan waktu terbang yang pendek, kayaknya entertainment pake AVOD dianggap kurang memuaskan.

      Delete
  14. kalau penerbangan pendek, ada AVOD nya juga tetep ga worthed, banyak ke stop oleh pengumuman dll. Saya juga baru sekali naik Bombardiernya Garuda. Nyaman, serasa naik pesawat pribadi. Kursi dilapis kulit, lebih lega dan kursi agak rendah. Snack nya di kemas dengan keren dan rasanya enak. Majalahnya juga bagus. Bangga Indonesia punya maskapai sekeren Garuda- World Best Airlines Economic Class 2013 dan deretan penghargaan kelas dunia.

    ReplyDelete
  15. Rencana mau bulan 12 setelah natal naik CRJ1000 MEDAN-PENANG. Mau ranya TAKE OFF dan LANDING "MULUS Lembut" Ga? Pengalaman naik LION slalu "kasar" take off landing seperti naik angkot banyak guncangan disaat full speed mau take off dan saat roda pesawat menyentuh tanah. Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh mohon maaf, komennya entah kenapa masuk ke spam. Jadi baru terbaca. Kalo menurut saya relatif sih... Hard atau positif landing bisa terjadi karena banyak faktor :)

      Delete
  16. Tanggal 4 Februari 2014 kemarin saya sempat merasakan jadi satu-satunya penumpang kelas bisnis di GA 347 di CRJ 1000 Next Gen, duduk diseat 6H dengan web check-in. Menurut saya, kursi di kelas bisnis tersebut tidak jauh berbeda dengan seat di kelas ekonomi 738, 332, 333, jarak antar kursi terasa sempit, tentu hal ini tidak bisa dibandingkan sesama kelas bisnis pada ketiga jenis pesawat tweswbut. Selain itu, saya juga sempat kejedot ketika bangun dari tempat duduk untuk ke toilet yang ternyata sangat sempit. Ketika take off, suara mesin nyaris tak terdengar, mungkin karena mesin ada di belakang. Ini berbeda dengan ketika saya naik MD-90, meski mesin berada di belakang, suara bising sangat mengganggu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Pak Wahyu. Kursinya sama persis. Bedanya cuman dikasih kain pada sandaran kepala dan dikasih bantal. Kalo makanannya gimana Pak? Sama dengan kelas ekonomi atau tidak?

      Delete
  17. Top banget ya Om Interiornya. 4 jempol juga untuk makanannya! Saya cinta banget sama maskapai kebanggaan Indonesia ini. Serasa naik Jet pribadi pastinya kalau naik CRJ1000 ini.

    ReplyDelete
  18. saya juga udah merasakan terbang dari semarang ke makassar transit di surabaya,pesawatnya lebih cepet dari yang boeing,dan perjalanan jauh dr surabaya ke makassar nyaman,tidak ada goncangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya malah belum pernah pake yang agak jauh. Maksimal cuman 50 menit waktu terbang dari Balikpapan ke Tarakan. Tapi emang sih, rasanya lebih nyaman daripada naik Boeing karena ada sensasi naik pesawat jet pribadi. Hehehe...

      Delete
  19. Klo dr smg ke sby ada jg crj1000? Jam brp? Krn sy dr smg mo ke mkssar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha ini saya dari Semarang ke Surabaya :)
      GA 369 Semarang-Surabaya 12.40-13.30
      GA 368 Surabaya-Semarang 07.15-08.05

      Delete
  20. Guys, kaga jAnji ye. Tp insya allah ane bakal nambahin koleksi photo2 crj 1000 garuda. Dpt dr pilotx langsung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo dari pilot, ada foto cockpit-nya juga donk? Wah, mantap nih Bro. Kebetulan kita2 ini kan susah dapet akses buat ke cockpit. Secara emang rules-nya nggak mengizinkan.

      Delete
  21. kalau saya sering nail psawat ini dari balikpapan-jogja PP, benar2 bagus ketika mendarat, tidak ada goncangan.. saya heran biasanya psawat ini di pakai utk jarak pendek, mungkin karena penumpang slalu sepi.. harga jg hampir sama dengan lion air dan citilink, makanya saya lbh pilih naik garuda yg sudah termasuk airport tax & makanannya dapet nasi/mie

    ReplyDelete
    Replies
    1. BPN-JOG sebenarnya lumayan jauh juga kan ya? Cuman mungkin permintaan kursinya belum cukup untuk dilayani pesawat yang lebih besar seperti Boeing 737-800. Mungkin juga karena persaingan ketat dengan maskapai lainnya. Kalau permintaan meningkat, bisa jadi pesawatnya diganti dengan Boeing 738 seperti penerbangan terakhir PNK-CGK. Kalau permintaan kurang, malah bisa jadi ditutup seperti BTH-PKU. Mungkin lhoo... Kita cuma bisa berasumsi. CMIIW

      Delete
    2. KNO-PLM-DPS juga pake CRK lho.....

      Delete
    3. Iya, mau tanya juga, saya PP DPS - KNO via PLM dengan CRK. Ada AVOD ga yaa? Thank you :)

      Delete
  22. Wah enak ya.. mau coba nih, produk bombardier cr 1000, produk canada jg.. spt BlackBerry hehehe... uda bosan naik airbus a320 n boing 737.. hehehe

    ReplyDelete
  23. Pertengahan Desember ini aku juga mau coba naik ini pesawat. Dari Tarakan ke jogja transit Balikpapan. Selisih harga tiketnya tidak sampai 100k sama maskapai lionair atau sriwijaya. Jadi mantap deh pilih garuda. Semoga memuaskan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas. Kalo cuman selisih 100ribu sih mending naik Garuda yang full services. Kecuali kalo selisihnya lumayan banyak ya baru deh naik yang low cost carrier. Hehehe... :D

      Delete
  24. Aku klo pulang Jogja selalu naik bombadir, dari Kalimantan yg biasanya naik boeing makan waktu 1 jam 45 menit - 2 jam, naik bombardir paling lama cuma 1 jam 30 menit. mantap lah ini pesawat

    ReplyDelete
  25. Belum lengkap rasanya kalau tidak mengoleksi miniaturnya.. Bombardier CRJ1000 Garuda Indonesia memang top. Kami menjual replikanya.. silahkan berkunjung ke lapak kami : miniatur-pesawat.com | dan di https://www.tokopedia.com/tokopesawat

    Thanks Mas Indra

    ReplyDelete
  26. Yang paling laku keras ya pesawat ini nih, CRJ 1000 Bombardier miliknya maskapai kebanggaan bangsa :)

    ReplyDelete
  27. pernah naik ini dari bpn - jog, dan kebetulan dapat pesawat yg skyteam livery, awalnya agak kaget juga dapat pesawat ini soalnya udah terbiasa naik boeing, dan gak kepikiran aja soalnya rute ke bpn - jog itu hampir 2 jam, tapii waktu terbang nyaman banget, take off sama landing mulus, waktu tempuh juga lebih cepat 20 menit dari jadwal, dapat meals juga (nasi goreng + udang), cuma suara mesinnya bising banget yaa gegara dapat seat paling belakang

    ReplyDelete
  28. penasaran...naik CRJ 1000 Bombardier teer ,cari momen dulu...atur planing..

    ReplyDelete
  29. Saya januari kmren naik bombardier upg-dps ditengah perjalanan gradak gruduk lumayan parah ya ampun syok berattttt..huhuhuhu...gimana sih bs kaya mas indra yg nyalix full gituuu

    ReplyDelete
  30. Saya kemaren manado-jayapura naik pesawat ini di bussines class nya.. hehe... tp kyknya bisnis nya sama aja deh ga beda beda jauh banget dengan eco nya bombardier garuda ini.. hihi

    ReplyDelete
  31. Pak, pesawat ini aman? Hujan goyang ga? Saya biasa naik garuda, tp selalu milih yang airbus 332 atau 333 , kl lion or citilink ga pena jadi pilihan karena parno, ini mau dr dps ke kno tiketnha lumayan beda yg crk dan boeing, cuma mikir kecil ya 96 seat? Tp apakah aman? Saat kena awan goncangan gmn?

    ReplyDelete
  32. Penginnn..SRG-UPG selalu dptnya tiket transit CGK..enak kyaknya yg langsung UPG by CRJ bombardier..

    ReplyDelete
  33. Penginnn..SRG-UPG selalu dptnya tiket transit CGK..enak kyaknya yg langsung UPG by CRJ bombardier..

    ReplyDelete
  34. Ga ada inflight entertaintment nya y Bro... (TV, dll). Ga kaya abangnya, 737-800
    www.safahajiumroh.com

    ReplyDelete
  35. Pernah terbang pake CRJ1000 nya GA, dari CGK - LBJ,nyaman dan enak banget kaya pswt reguler garuda yang biasa,dan mealsnya jga sama,mungkin karena jarak tempuh 2,5 jam kali ya makanya gk pake snack,anyway tau gk ini terbang diketinggian berapa?soalnya selama perjalanan masih bisa liat apa yang ada dibawah

    ReplyDelete