Sunday, May 4, 2014

Cara Apply Visa Schengen di Kedutaan Belanda

Kali ini saya mau sedikit berbagi tentang step by step caranya apply visa turis di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta. Kedubes Belanda di Jakarta alamatnya ada di Jl. HR Rasuna Said Kav. S-3, Jakarta 12950. Untuk ke sana dengan transportasi umum, kita bisa naik busway koridor Dukuh Atas-Ragunan, turun di Halte Kuningan Timur. Atau bisa juga naik koridor Pluit-Pinang Ranti, turun di Halte Kuningan Barat. Tapi kalo turun di halte ini, kita musti naik tangga dulu menuju Halte Kuningan Timur. Soalnya letak Kedubes Belanda ada di seberang halte tersebut. Dari Halte Kuningan Timur, urutannya adalah Kedutaan Hongaria, Kedutaan Swiss, baru deh Kedutaan Belanda. Habis itu ada jalan. Nah, pintu masuk bagi applicant ada di jalan itu.

Kapan saat yang tepat untuk apply visa Schengen? Sebenarnya visa sudah bisa di-apply sejak 3 bulan sebelum keberangkatan. Jadi kalau dokumen sudah siap, tidak perlu menunggu menjelang hari-H untuk apply visa. Kemudian kalau (amit-amit) visanya ditolak, ada masih ada cukup waktu untuk appeal ataupun apply visa via kedutaan lain. Kedutaan Belanda menyarankan untuk apply visa dua minggu sebelum keberangkatan. Sementara saya sendiri rata-rata apply visa sekitar 1-2 bulan sebelum keberangkatan. Tidak terlalu lama, tapi juga tidak terlalu mepet.

Visa Schengen dari Keutaan Belanda


Buat apply Visa Schengen di Kedutaan Belanda, ada beberapa syarat dokumen yang harus kita lengkapi. Simpel dan nggak sulit kok sebenernya.

Pertama. paspor yang masih berlaku paling sedikit 3 bulan sejak tanggal keluar dari Belanda atau wilayah Schengen.

Kedua. Pas Foto. Ini ada syarat tersendiri. Sebenernya banyak tukang foto yang nyediain jasa foto visa. Tapi berdasarkan pengalaman saya, walaupun udah foto di tempat foto yang biasa melayani foto visa, tetep aja tuh di Kedutaan disalahin. Jadi terpaksa deh saya foto lagi di Kedutaan. Mereka nyediain jasa foto visa. Tarifnya saya agak lupa. Sekitar Rp 50 ribuan. Mungkin sedikit lebih atau kurang dari itu. Tapi yang jelas nggak nyampe Rp 100 ribu.


Ketiga. Uang. Tentunya buat bayar visa. Tarifnya 60 Euro. Tapi dibayarnya pake Rupiah. Dan mereka nggak nyiapin uang kembalian. Jadi siapin juga uang receh pecahan Rp1000 dan Rp 500.

Keempat. Formulir permohonan yang udah diisi dan ditandatangani dua kali. Maksudnya dua kali, di bagian bawah formulir emang ada dua kolom buat tanda tangan. Nah, dua-duanya itu musti diisi. Formulirnya bisa di-download di sini. Kalo nggak bisa download, bisa juga minta di Kedutaan langsung.

Kelima. Formulir itinerary. Yang ini formatnya udah ditetapkan dan musti ngambil di Kedutaan langsung. Isinya hanya daftar 26 negara yang ter-cover Visa Schengen dan isian negara lainnya (jika ada). Kita hanya diminta mengisi periode kapan kita berada di masing-masing negara. Hati-hati ya saat mengisi formulir ini. Jangan sampai ada kunjungan ke negara lain yang lebih lama daripada kunjungan ke Belanda. Bisa-bisa kita disuruh balik kanan dan apply visa via kedutaan negara lain meskipun tiket pesawat kita masuk dan keluar via Amsterdam.

Keenam. Asuransi Perjalanan dengan nilai pertanggungan minimal 30 ribu Euro termasuk pengobatan dan biaya repatriasi. Soal asuransi ini, saya pernah pake perusahan asuransi ACA. Perusahaan asuransi ini relatif banyak cabangnya di seluruh Indonesia. Untuk jangka waktu kurang dari sebulan, biayanya nggak nyampe Rp 500 ribu. Pada saat wawancara di Kedutaan, yang dilampirin cukup fotokopi polisnya. Tapi polis asli tetep dibawa untuk diperlihatkan.

Ketujuh. Bukti keuangan 3 bulan terakhir. Sesuai yang tertera di situs Kedutaan Belanda, minimal jumlahnya adalah 34 Euro per hari, dikali masa tinggal di sana. Tapi saran saya ya jangan di-pas-in 34 Euro per hari. Ditambahin dikit lah sekitar 30-50 Euro buat ongkos penginapan per hari. Plus ditambah tiket pesawat. Bukti keuangan ini tentunya pake rekening tabungan dan atau slip gaji. Kalo pake buku tabungan, jangan cuman fotokopi halaman selama tiga bulan terakhir aja. Halaman depan yang memuat data diri juga musti difotokopi. Dan buku tabungan yang asli juga musti dibawa. Pengalaman saya sih, bakalan di-crosscheck juga. Trus, jumlahnya jangan mendadak ada saldo masuk yang lumayan besar. Soalnya bisa jadi akan dicurigai sebagai dana pinjaman. Bakalan lebih baik kalo pake rekening dimana gaji ditransfer ke situ. Soal jumlah, saya pernah apply visa turis untuk 10 hari dengan saldo tabungan sekitar Rp 13 juta. Tapi tiket pesawat udah nekat saya beli dan saya bayar. Soalnya promo. Dan nyatanya di-approved tuh visa saya. Jadi kalo ada info yang bilang kalo syarat tabungan minimal Rp 50 juta, itu adalah hoax.

Bagi yang apply visa kunjungan dan disponsori kerabat di Belanda, bukti keuangan dan slip gaji nya bisa pake punya sponsor dan ini musti di-declare di formulir undangan dari gementee.

Kedelapan. Reservasi tiket pesawat. Kalo di Kedutaan Belanda, tiket pesawat ini nggak harus udah confirmed. Jadi bisa reservasi dulu ke travel agent. Minta supaya tiketnya di-hold dulu sampe visanya disetujui.

Kesembilan. Bukti pemesanan hotel. Biasanya sih saya pake www.booking.com dan www.hostelbookers.com. Untuk lebih meyakinkan, selain bukti reservasi, saya lampirin juga email konfirmasi dari pihak hotel/hostelnya.

Kesepuluh. Surat keterangan kerja yang intinya menyatakan bahwa kita bekerja di perusahaan X, berposisi sebagai apa, diberikan berapa hari cuti, dan garansi akan kembali ke Indonesia. Bagi mahasiswa bisa minta surat keterangan dari rektorat.

Itu aja dokumen yang dibutuhin kalo mau apply visa turis di Kedutaan Belanda. Agak banyak emang. Tapi nggak sulit kok. Nah, kalo dokumen udah siap, tahap selanjutnya adalah nyari slot buat wawancara. Bukaan slot ini dimulai 2 minggu sebelum jadwal yang diinginkan, pukul 18.00 WIB. Nanti bukti reservasinya harus di-print dan ditunjukkan waktu mau masuk pintu Kedutaan Belanda. Oya, biasanya kalo apply visa pertengahan tahun itu bakalan rame banget karena peak season. Kalo kepepet banget, bisa pake jasa agen. Tapi fee-nya lumayan, yakni sekitar Rp 500 ribu dan sebaiknya dibayarkan langsung bersamaan dengan saat wawancara.

Udah dapet slot? Saatnya wawancara. Setelah pemeriksaan barang bawaan dan metal detector, kemudian melewati pintu berputar di sebelah kiri. Habis itu dokumen dikasih lihat ke petugas dan nunggu dipanggil. Sembari nunggu, bagi yang belum foto visa bisa sambil foto dulu di situ. Kita juga bisa sambil ngisi formulir itinerary. Sebelum dipanggil masuk ruangan wawancara, tas dan alat komunikasi wajib dimasukin ke loker. Jadi kita cuman diizinin bawa dokumen aja. Setelah dipanggil, kita bisa memasuki ruangan wawancara. Di dalamnya, kita musti ngambil nomor antrean lagi dan nunggu sampe dipanggil

Nah, apa aja yang ditanyain? Yang pertama terkait dengan dokumen. Trus tujuan ke sana mau ngapain? Saya jawabnya mau liburan. Trus saya disuruh bayar biaya visa. Habis itu nomor antrean saya dibalikin buat ngambil paspor keesokan harinya. Yupz, apply Visa Schengen di Kedutaan Belanda sepengetahuan saya adalah yang paling cepet. Cuman satu hari aja. Apply hari ini, esoknya visa udah bisa diambil. Selama waktu tunggu ini, telepon kita musti standby. Soalnya bisa aja pihak kedutaan menelepon kalau-kalau ada kekurangan dokumen. Bisa juga mereka kirim email.

Catatan: Akhir-akhir ini apply visa di Kedutaan Belanda prosesnya memakan waktu dua hari. Jadi misalnya hari ini wawancara, paspor beserta visa baru bisa diambil dua hari kerja berikutnya. Padahal di situs kedutaan, prosesnya masih tertulis hanya satu hari.

Esoknya, saya cukup bawa nomor antrean aja buat masuk ke Kedutaan. Nggak lama nunggu, nama saya dipanggil. Dan Visa Schengen pun udah menempel manis di paspor saya. Dengan visa ini, saya bebas masuk ke 26 negara plus San Marino, Vatican, Monaco, Liechtenstein dan Andorra.

Gimana? Gampang banget kan?

Disclaimer : Tentang penggunaan jasa agen, saya menggunakannya semata-mata karena sulit mendapatkan slot wawancara. Jangan mudah percaya dengan pihak-pihak yang menawarkan jasa yang mensyaratkan pembayaran di muka melalui transfer. 

ARTIKEL TERKAIT:

280 comments:

  1. selama backpacking, rata2 biaya hidup berhari berapa mas indra?
    apakah sesuai dengan syarat dari kedutaan yang 34 euro/hari itu?

    o iya, untuk transport dalam kota, mas indra lebih suka beli tiket point to point apa beli tiket pass?
    thx.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kisarannya mungkin sekitar itu Mas. Asumsi penginapan sekitar 20-30 Euro sementara sisanya buat makan dan transportasi dalam kota. Saya terakhir kali ke Eropa habis 500 Euro per orang untuk 20 hari. Jadi rata2 perhari sekitar 25 Euro.

      Sementara dulu waktu jalan sendiri habis sekitar 500 Euro buat 15 hari. Jadi per hari sekitar 33 Euro.

      Tapi ini relatif. Kadang2 ada hari dimana pengeluaran sampe lebih dari 50 Euro. Kadang2 malahan nggak nyampe 10 Euro, yaitu pas numpang tidur atau tidur di bandara.

      Kalo transportasi dalam kota, di kota2 besar kayak Paris, menurut saya perlu karena jarak antara satu tempat dengan lainnya saling berjauhan. Sementara kota2 seperti Porto, Lisbon, Madrid, Barcelona dan Roma, jaraknya nggak begitu jauh. Kalo dapet penginapan di pusat atraksi, rasanya nggak perlu beli ticket pass.

      Delete
    2. Mas indra aku minta donk kontak agen visa belanda nya.
      kusheryani92@yahoo.com
      maksih mas sebelumnya.

      Delete
    3. Halo mas indra..nice share..
      Kalo selain kedutaan belanda yg cukup smooth prosesnya kedutaan mana yah mas...?perancis udh pernah?

      Oh ya boleh kah di share agent visa belandanya mas?
      Email ku : virdya.nurul.alma@gmail.com

      Terimakasih sblmnya ..

      Alma

      Delete
    4. Halo mas indra..nice share..
      Kalo selain kedutaan belanda yg cukup smooth prosesnya kedutaan mana yah mas...?perancis udh pernah?

      Oh ya boleh kah di share agent visa belandanya mas?
      Email ku : virdya.nurul.alma@gmail.com

      Terimakasih sblmnya ..

      Alma

      Delete
  2. Mau tanya apakah banyak warung atau restorant bertanda halal di Belanda ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu. Di Belanda banyak imigran yang berasal dari timur tengah maupun Maroko. Tentunya selain dari Indonesia juga. Jangankan restoran, warung yang jual daging mentah berlabel halal pun ada :)

      Delete
  3. mas, saya lagi mau apply schengen nih tp ngecek slot selalu penuh.. bs kasih rekomendasi jasa agen buat bikin appointmentnya ngga? makasih sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa tlg lewat email ngga mas? ke nabila_armalia@yahoo.com? thank you

      Delete
    2. Ok ntar malem saya email ya :D

      Delete
  4. mas, saya minta juga ya..tolong di email ke indriani.rahmawati@gmail.com thankssss banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas, boleh minta dikirimin juga, saya mau urus visa schengen nih. Tolong ya mas ke steviani.selvia@gmail.com thanks alot :)

      Delete
  5. bisa di email juga ke mdlena@yahoo.com , thanks

    ReplyDelete
  6. Mas boleh minta tolong di email juga kontak nya ke saya hanindro@gmail.com, thanks before

    ReplyDelete
    Replies
    1. Email ke saya aja mas mau nanya nanya... Z.sasongko@ymail.com

      Delete
    2. Tolong kirimkan ke email sy jg ya mas, akinasulta@@gmail.com
      sblmnya makasih

      Delete
    3. Tolong kirimkan ke email sy jg ya mas, akinasulta@@gmail.com
      sblmnya makasih

      Delete
    4. Tolong kirimkan ke email sy jg ya mas, akinasulta@@gmail.com
      sblmnya makasih

      Delete
  7. Mas, boleh minta tolong di email juga kontaknya ke annisapf@gmail.com? Keluarga saya mau apply visa schengen tapi slot interview-nya penuh terus.. Thanks =)

    ReplyDelete
  8. Salam kenal mas, boleh minta tolong saya dikirimin juga? Sy juga lagi urgent pengurusan visa schengen. Trima kasih banyak sebelumnya mas.
    Trisnorafael@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh minta juga mas, untuk domisili jakarta, butuh ASAP, tolong di email ke leghiej@gmail.com
      Terima kasih

      Delete
    2. Boleh minta juga mas, untuk domisili jakarta, butuh ASAP, tolong di email ke leghiej@gmail.com
      Terima kasih

      Delete
  9. halo mas, salam kenal, boleh minta tolong saya dikirim juga ?, saya mau apply visa dari dubes Belanda juga, Terima Kasih mas.
    divograph@yahoo.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jg minta yaa mas indra alamat email wen2me@yahoo.com thank you

      Delete
  10. mas saya mau juga kirim ke yupheeta@gmail.com. Kalo saya jalan jalan ke Turki dulu, apa proses aplikasi visanya sama

    ReplyDelete
  11. Mas Indra tolong dong email ke: gunungsalak15@gmail.com cara mendapatkan slot nya, karena dah beberapa hari ini selalu penuh.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  12. Mas, saya juga bisa minta info nya, sekalian ada yg mau ditanya tanya juga :) email : ishtarl7@yahoo.com dan camellia1717@icloud.com. Tks

    ReplyDelete
  13. Mass saya juga tolong diBantu untuk sekarang ini saya butuh slots interview yang penuh terus ditiap harinya , mass bisa bantu saya untuk mendapatkan slot wawancara tidak , bisa contact saya di email saya langsung deeduddull@yahoo.co.id , makasiih yah masss .

    ReplyDelete
  14. halo, saya mau tanya dong. kalau saya tidak melampirkan reservasi hotel bagaimana ya? soalnya selagi saya liburan disana saya numpang sama teman-teman yg kebetulan kuliah di Eropa. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mbak Dina. Maafkan saya yang baru balas. Reservasi hotel kaitannya dengan jenis visa Mbak. Apakah visa kunjungan atau visa turis. Kalo Mbak Dina apply visa turis, wajib pakai reservasi hotel. Kalo mengunjungi teman atau saudara dan mau numpang menginap, bisa apply visa kunjungan dan nggak perlu reservasi hotel. Syaratnya, teman/saudara di sana harus mengundang kita dengan menggunakan form yang disahkan Gementee, serta disebutkan dengan jelas kalau selama di sana, Mbak akan menginap di tempat tinggalnya.

      Delete
    2. oh gitu.... tapi gak apa apa kan ya kalau saya apply visa ke belanda, tapi kebetulan saya akan jalan jalan juga ke negara lain sama teman saya?

      Delete
    3. Bisa Mbak. Saya malah pernah apply visa Belanda tapi masuk dan keluarnya dari Paris. Yang penting jumlah hari di Belanda pada saat mengisi form itinerary di kedutaan, lebih banyak dari negara2 lainnya Mbak.

      Delete
    4. tapi kalau saya apply visa sebagai turis aja bukan visa kunjungan bisa gak mas? jadi paling saya reservasi hotel utk 1 atau 2 hari lalu sisanya sama tinggal sama teman saya?

      Delete
    5. Kalo visa turis, syarat wajibnya harus ada reservasi hotel Mbak. Kalo visa kunjungan, bisa tidak melampirkan reservasi asalkan ada jaminan dari pengundang bahwa kita akan tinggal di sana.

      Kalo apply visa turis dan nggak pake reservasi hotel, kan nggak ada dokumen yang menjamin kita akan tinggal dimana selama di sana Mbak.

      Saran saya kalo prefer apply visa turis, reservasi penginapan aja dulu selama jumlah hari di sana. Perkara nanti nginap di rumah teman, bisa disesuaikan setelah visa disetujui.

      Delete
  15. halo mas, infonya sangat berarti. sy mau tanya kalo sponsor sy ada di prancis dan mau nanggung semua biaya sy selama disana...tp sy mau msk dr belanda dulu,,, soalnya kabarnya plg mudah urus visa via belanda dl. nah apa apa sy cantumkan 3 hr di Bld berikut data keuangan sesuai lama stay di Bld,,,selanjutnya yg di prancis pk data sponsor saya?mohon infonya ya mas...ellanor331@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halloo... Kalo punya sponsor, sebaiknya apply ke negara dimana sponsor berada. Kalo apply di Belanda, sebaiknya jangan dikait2kan dengan sponsor di Paris karena nanti bakalan disuruh pulang sama Kedutaan Belanda dan diminta apply via Kedutaan Prancis. Soalnya kalo udah pake sponsor, jatuhnya kan apply visa kunjungan, bukan visa turis.

      Kalo tetap apply di Belanda, masa tinggal terlama harus di Belanda juga. Teman saya pernah apply dengan masa tinggal di Belanda yang lebih sedikit satu hari dari negara lainnya, juga disuruh pulang.

      Delete
  16. Salam kenal mas, boleh minta tolong saya dikirim kontak jasa agen buat ngurus bisa schengen? saya mau apply visa dari dubes Belanda juga, Terima Kasih mas.. Email : athiratun.nisa@yahoo.com

    ReplyDelete
  17. halo mas. kalo pekerjaan pns di salahsatu kementerian, dokumen pekerjaan yang bisa dipake buat apply visa schengen turis apa ya mas? terima kasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo PNS, bisa minta surat keterangan bekerja dari Bagian Umum/SDM yang menerangkan Mas Putra bekerja di bagian apa, dan sudah berapa lama bekerja. Kedua, Surat Izin Cuti yang sudah ditandatangani pejabat yang berwenang memberikan. Kalo mau lebih lengkap lagi, bisa juga dilampirkan fotokopi nametag, kartu pegawai, dan SK PNS terakhir.

      Tapi sebaiknya sebelum mengajukan dokumen ke pejabat yang berwenang, sudah melobi dulu pejabat ybs. Karena pada dasarnya PNS dilarang berpergian ke luar negeri kecuali atas izin menteri yang bersangkutan. Jadi kendala ini hanya masalah internal di kementerian aja.

      Delete
  18. hai mas. infonya saangat membantu. kalau boleh saya minta kontak agennya ya mas. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukannya slot udah banyak tersedia Mbak? Ataukah masih susah? Ada emailnya Mbak?

      Delete
  19. Hi Mas Indra, salam kenal. Saya terbantu membaca postingan anda dan jawaban dari beberapa pertanyaan di atas. Mohon info juga kontak jasa agen pengurusan visa schengen via Belanda yaa.... Email: zelda.retina@gmail.com, terimakasih

    ReplyDelete
  20. Mas Indra.. mohon saya minta di emailkan juga ya tita.apriyantini@gmail.com.. terima kasih ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mas Indra, boleh saya juga minta kontak agen utk visa Belanda? saya mau urus visa untuk orang tua saya. Alamat email saya: hansen_d@mail.com.
      Makasih sebelumnya

      Delete
    2. Itu typo kah? Gmail atau ymail Mas? Saya coba kirim ke hansen_d@gmail tapi gagal.

      Delete
    3. Hallo Mas Indra,

      Bukan gmail tapi mail.com. Alamat email saya: hansen_d@mail.com. Terimakasih

      Delete
  21. Numpang nanya mas, saya rencana ke belanda dalam rangka jadi delegasi dari suatu konfrensi. Untuk pihak sponsornya dari universitas. Semua persyaratan masih bisa diikuti, tapi yang mengenai paling kurang 2minggu sebelum keberangkatan kayaknya agak lama berat :3 kalau seminggu sebelum keberangkatan bisa nggak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dua minggu maksudnya apaan ya? Nyari slot wawancaranya, atau waktu apply dari jadwal keberangkatan? Kalo nyari slot wawancara di Kedutaan Jakarta, memang dua minggu. Tapi kalo proses aplikasi visanya sendiri cuma satu hari.

      Kalo apply via konjen, nyari slotnya bisa kurang dari dua minggu karena hanya via telepon. Tapi proses aplikasi visanya bisa dua minggu (CMIIW) karena visa dikeluarkan oleh Kedutaan Belanda di Kuala Lumpur.

      Kalo butuh jadwal wawancara segera, bisa kirim via email. Tapi belum tentu disetujui. Saya sendiri pernah dua kali kirim email untuk aplikasi visa yang berbeda. Yang pertama dicuekin/ditolak. Yang kedua disetujui. Jadi balasan email dari Kedutaan yang kita pakai buat masuk ke kedutaan untuk wawancara.

      Delete
  22. Yang kurang dari 2 minggu disini yaitu appointment nya sekaligus wawancaranya (sekitar 8 atau 7 hari sebelum keberangkatan). Bisa nggak ya? Soalnya sempet baca dari beberapa blog juga ada yang jadi dalam sehari pasportnya (asalkan semua syarat dipenuhi). Rencana langsung ke kedutaanya yang dijakarta (di rasuna said). Bisa nggak ya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo apply di Kedutaan Belanda di Jakarta sampai saat ini memang cuma sehari. Misalkan apply hari ini, besoknya udah jadi asalkan dokumen lengkap :)

      Delete
  23. Mas Indra nanya ya , utk Visa Turis valid 30 hari ya ? nah 30 hari itu dihitung-nya per tgl. Visa di granted + 30 hari atau dihitung per tgl. keberangkatan ( sesuai Iten ) + 30 hari ? Thanks - Nunung

    ReplyDelete
    Replies
    1. 30 hari dihitung dari tanggal keatangan Mbak. Misal datang tanggal 1 November, itu udah dihitung hari pertama. Jadi harus terbang meninggalkan Belanda tanggal 30 November. Tapi 30 hari itu harus berada di dalam masa valid visa. 30 hari biasanya dikasih masa valid 45 hari. Ini tercantum di baris kedua yang saya blok warna hitam :D

      Delete
    2. Ok , thanks info-nya ... maksudnya mau apply jauh-jauh hari biar appointment-nya dapat slot he he he . Btw , klu apply-nya di mid-April utk keberangkatan mid-Juli kepagian ndak apply Visa nya ??

      Delete
    3. Paling lama 3 bulan sebelum jadwal berangkat Mbak. Kalo Juli ya berarti April.

      Delete
  24. MiminNovember 7, 2014 at 5:01 PM
    Mas Indra utk turis. Spa ksh ga dipermasalahkan apabila Sdh punya visa belanda tetapi kluar masuknya tdk lewat belanda, melainkan Paris atau Italy, memang pd saat apply stay di belanda paling Lama, tp pd kenyaaannya Sama sekali ga mampir belanda dan Hanya negara2 yg lain (krn Sdh pernah ke Belanda).mohon info Utk jasa visa mas di email saya : mien.ms@gmail.com.
    Thx .mimin

    ReplyDelete

    ReplyDelete
  25. Halo mas indra,

    Bisa minta kontak agen pengurusan visa ke belanda? Email sy novhen75@yahoo.com Thanks ya :)

    -Ita

    ReplyDelete
  26. menarik sekali blognya mas indra. mas boleh donk aku dikirimin email jg jasa agentnya. tks ya -- jamsie13@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak Jamilah. Udah saya email juga yaa... :)

      Delete
  27. hallo mas indra...

    mau juga dong info lengkap nya, linahcaroline89@gmail.com
    thank u

    ReplyDelete
  28. Hai Mas Indra,

    Saya dan sahabat berencana keliling Eropa autumn tahun depan. Rencananya masuk lewat Belanda dengan visa kunjungan karena ada pengundang yang tinggal di Belanda.
    Nah, saya mau tanya beberapa hal terkait hal ini ya Mas, mohon bantuannya... :)

    1. Apakah pengundang harus merupakan sanak saudara atau keluarga? Kalau teman atau bekas teman kerja bisa menjadi pengudang/sponsor juga nggak?

    2. Apakah pengundang harus memiliki kewarganegaraan Belanda? Karena calon pengundang kami ini orang Belgia yang tinggal dan kerja di Belanda.

    3. Di sini Mas menyebutkan bahwa kalau apply visa kunjungan, kita bisa juga pakai data gaji/tabungan pengundang yang di-declare oleh gementee. Nah, nantinya apakah dokumen asli invitation form tsb harus dikirim ke saya untuk saya bawa ke kedutaan ketika mengajukan aplikasi visa? Karena sejujurnya sih saya agak segan kalau harus minta data (atau minta lihat) gaji pengundang saya ini...

    4. Jika apply visa kunjungan, apakah tetap harus memperlihatkan surat keterangan kerja dari perusahaan di Indonesia? Rencananya kami akan backpacking sekitar 1,5 - 2 bulan di Eropa, so most probably we will resign from our workplace before the trip...

    Segitu aja dulu, Mas. Thanks in advance for your advice & tips! :)

    Cheers,
    Misha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mbak Misha, langsung aja yaa...
      1. Tidak harus Mbak. Bisa teman atau perusahaan/instansi di sana. Kalo teman, biasanya pada saat wawancara akan ditanya detail tentang relasi pertemanannya.
      2. Tidak harus Mbak. Yang penting punya ijin tinggal permanen di Belanda.
      3. Kalo sepanjang pengalaman saya tiga kali apply visa (terakhir pertengahan tahun lalu), dokumen asli dari gementee nggak pernah diminta. Cukup di-scan dan dikirim via email. Trus saya print. Tapi buat jaga2, dokumen asli tetap dikirim ke Indonesia via pos. Meskipun ya sejauh ini nggak kepake.
      4. Surat keterangan kerja itu yang paling penting Mbak. Saya pernah iseng nggak ngelampirin, tapi tetep diminta saat wawancara.

      Delete
    2. Hai Mas Indra,

      Makasih banget atas jawabannya! :)

      Misha

      Delete
    3. Halo mas. numpang nanya mumpung kasusnya mirip mbak Misha.
      1. Apa asuransi perjalanan bisa dibuat di Belanda (sponsor yg buat) ?
      2. Apa saya harus buat itinery. Soalnya saya nggak tau mau kemana selama di Belanda. Semuanya yg urus saudara saya di Belanda.
      3. Saya rencana berangkat tgl. 15 April 2015 dan kembali tgl. 15 Juni. Kalau menurut mas, kapan kira2 saya bikin janji di kedutaan Belanda. Soalnya saya tinggalnya di Manado Sulawesi Utara. Repot juga kalau terlalu lama di Jakarta.
      Masih byk lagi yg mau saya tanyakan, cuma yg ini dulu aja. Jangan bosan ya mas.
      Terima kasih atas bantuannya.

      Delete
    4. Saya jawab sebisanya yaa... :D

      Kalo soal asuransi seperti itu saya belum ada pengalaman Mas/Mbak. Khawatir salah jawab. Kalau di Manado, ada asuransi ACA. Tapi dia nggak bisa ditunggu. Maksudnya kalau daftar hari ini (via telepon atau datang langsung), jadinya baru besok.

      Soal itinerary, nanti pada saat wawancara dikasih formulir itinerary yang garis besarnya berisi nama negara dan periode tanggal kunjungan. Kalo full dicover saudara dan nggak berencana keluar area Schengen, saran saya ditulis aja Belanda semua sejak kedatangan sampai keberangkatan. Ini untuk mempermudah administrasi aja. Kalau visa Schengen sudah diperoleh, bisa keliling 26 negara.

      Untuk keberangkatan April, sejak sekarang sudah bisa buat janji dan slotnya relatif masih belum padat. Minggu lalu orang tua saya baru reservasi slot dan langsung dapat slot untuk minggu ini. Semakin mendekati pertengahan tahun akan semakin ramai. Asalkan syarat2nya lengkap, kemungkinan besar hanya perlu dua hari di Jakarta. Misalnya hari ini (pagi) wawancara, besok siangnya visa sudah bisa diambil.

      Delete
    5. Jadi, saya bisa buat janji 1 minggu sebelum tgl. berangkat ? supaya saya tidak bolak balik manado-jkt.

      Klu semua dokumen sudah disiapkan oleh sponsor, berarti saya tidak perlu membuat surat ket. kerja/slip gaji ? Soalnya kerja saya serabutan dan tidak ada tabungan di Bank. Lumayan kereh mas...hehehe..

      Ini mungkin pertanyaan bodoh, tapi lebih baik saya tanya karna terus terang saya deg degan karna baru sekarang mau ke luar negeri... :D
      - Waktu wawancara pake bahasa apa mas ?
      - Dokumen2 diisi di stopmap khusus atau gimana mas ?

      Terima kasih banyak mas..

      Robby - Manado

      Delete
    6. Kalo dari situs Kedutaan, mereka menyarankan apply visa paling lambat 2 minggu sebelum keberangkatan. Jadi kalo amit2 ada dokumen yang kurang, masih sempat disusulkan.

      Saya pernah sekali pakai visa kunjungan dan disponsori oleh pengundang. Si pengundang wajib menyerahkan keterangan kerja, slip gaji dan/ rekening tabungan 3 bulan terakhir, plus membuat surat pernyataan kalau semua pengeluaran dia yang nanggung. Surat pernyataan ini dituangkan di dalam form dari Gementee, plus bisa diperkuat dengan surat pernyataan bikin sendiri yang ditujukan kepada Kedutaan. Nah, sayanya tetep ditagih surat keterangan kerja Mas. Sementara bukti keuangannya nggak perlu. Saran saya, surat keterangan kerjanya dibuat aja Mas. Yang penting isinya menerangkan kalo kita kerja di situ, cuti ke Belanda dan pasti akan kembali lagi.

      Yang mewawancara orang Indonesia kok Mas. Jadi pake Bahasa Indonesia. Untuk mempermudah, dokumen dimasukin map aja atau di-klip.

      Delete
    7. Mas Indra yg baik,,
      Semua dokumen dari Belanda sudah saya terima bulan Januari kemarin. Cuma yg jadi masalah, slip gaji si pengundang dari bulan Okt - Des. 2014. Kalau saya aply visa akhir maret atau awal april 2015, berarti slip gaji 3 bln terakhir harusnya Des 2014 s/d Peb. 2015 kan ?
      Saya malu mau minta lagi.

      Apa susah mengisi form pendaftaran..?
      Mohon pencerahannya..

      Terima atas semua infonya mas. Saya mungkin urus sendiri sekalian belajar. Soalnya kalau pake jasa agen, lumayan mahal biayanya.

      Salam hormat,,
      Robby - Manado

      Delete
    8. Ngurus sendiri gampang banget kok Mas. Dulu saya pernah pake jasa agen karena selain slotnya lagi padat, juga sempat ada kebijakan boleh nggak dateng wawancara. Jadi daripada saya beli tiket ke Jakarta plus bolos kerja, mending bayar agen. Kalo sekarang, semua applicant wajib tanpa terkecuali datang wawancara.

      Ngisi form pendaftaran sebenarnya gampang kok. Tapi perlu ketelitian karena banyak banget yang harus diisi.

      Tentang slip gaji memang idealnya sampai bulan Februari. Saran saya sih minta lagi aja. Bilang kalo baru dapet slot bulan Maret. Tapi kalo nggak bisa, ya apply apa adanya dulu. Kedutaan kan bisa ngecek validitas surat undangannya. Kalo slip gajinya diminta diperbarui oleh kedutaan, baru deh minta lagi ke pengundang. Saya juga dulu pernah disponsori pengundang, slip gajinya malah cuman dua bulan karena ybs pindah kerja. Tapi slip gaji terakhir cuman selisih sebulan aja dari tanggal apply visa.

      Gudluck :D

      Delete
    9. Saya semakin yakin dan bersemangat utk ngurus sendiri. Itu semua berkat bantuan dari mas Indra.
      Kalau ada hal yg msh membingungkan, saya nanya lagi ya mas...hehehehe terutama soal pengisian form itu..
      Terima kasih byk atas semuanya..
      Tuhan memberkati mas Indra sekeluarga..

      Ini email saya : robbymanado@gmail.com

      Delete
  29. Mas Indra kalau misalkan kita mencoba untuk apply Visa Schengen dan dapan Multitrip yg berlaku 6 bulan, apakah memungkinkan setelah kita keluar dr negara Schengen dan pengen masuk lagi tapi tidak ke Belanda lebih dahulu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget Mas. Trip terakhir saya ke Eropa, dari Belanda sempet keluar ke Turki. Tapi masuknya lagi lewat Roma :)

      Delete
  30. Mas Indra, saya juga kalo boleh minta contact pengurusan visa nya. Tolong kirim ke yusteilen@gmail.com ya. Terima kasih

    ReplyDelete
  31. Mas indra, saya mau tanya ni, saya kan bukan karyawan tp lebih ke arah serabutan, rencana saya mau apply visa turis, kalo utk bukti keuangan saya prepare 40 jt di rekening saya, nah dr situs embassy yg saya baca jg harus menyertakan surat keterangan kerja ataupun SIUP, nah cara mengakalinya bagaimana ya, hehehe..
    btw saya masih mahasiswa aktif, apa bisa surat keterangan aktif kuliah dijadikan pengganti dokumen tersebut?
    Terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mahasiswa memang pakai surat keterangan mahasiswa dari universitas Mas Romy. Cuman saran saya, sebaiknya bukti keuangannya ada yang menanggung, misalnya orang tua. Karena kalau mahasiswa aktif tiba2 punya uang 40juta akan dipertanyakan dari mana asalnya dan bisa dianggap dana pinjaman. Karena yang dilihat embassy bukan hanya nominalnya, tapi arus keluar masuknya uang di rekening. Saya sendiri tabungan saat apply visa hanya berkisar antara Rp 13-16juta. Tapi cashflow-nya aktif.

      Alternatif lain, kalo Mas Romy punya kerabat atau teman dekat di Belanda, bisa dimintai tolong untuk mengundang sekaligus menanggung biaya selama di sana. Bukti keuangan nanti bisa pakai punya si pengundang.

      Kalau kedua alternatif di atas tidak memungkinkan, yang diperkuat argumen pada saat wawancara. Yang penting Mas Romy bisa meyakinkan kalau pasti akan kembali ke Indonesia.

      Gudluck ya :D

      Delete
  32. Mas Indra, duh seneng banget ketemu blog nya. Lengkap ada itinerary segala.. Insyaallah saya tahun depan mau trip ke eropa. Jadiii butuh banget bantuannya.
    1.Kira kira rute tujuan yang gak terlalu menclak menclok ke mana aja ya. Biar pas pindah antar negaranya gak terlalu mahal transportnya. Pengennya sih ke roma, vienna, ,tuscany,florence, paris, belanda,bacelona, madrid,iceland, yunani, athena, syukur syukur bisa keburu ke swiss ama denmark.
    2. Mungkin gak sih bisa dpt visa turis lebih dari 1 bulan. Berhubung saya freelance waktu luangnya banyaaaak.. Hihihi.. Ya paling klo mentok di sebulanin tapi bener bener bisa keliling.
    3. Klo saya pergi sendiri aja tanpa travel di persulit gak ya pas ngurus visanya. Trus aman gak sih eropa itu buat cewe klo jalan sendirian.
    4. Yang terakhir. Saya agak deg deg an kalau harus tidur di dorm ato yang gabung sama org gak dikenal. Selain hotel tp murmer dimana ya.
    Maaf ya nanyanya kebanyakan. Soalnya masih ragu brangkat sendiri atau travel. Cuman klo travel kan slain gak ada rute yang bisa sebanyak itu ama... *Uhuk mahal.. Hehehe..

    Makasih yaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mbak. Wah, senengnya yang mau ke Eropa :D
      1. Kalo dana dan waktu nggak jadi masalah, bisa pake rute Amsterdam-Paris-Reykjavik-Paris-Madrid-Barcelona-Roma-Athena-Vienna-Florence-Milan-Geneva-Interlaken-Geneva-Copenhagen-Amsterdam. Kotanya banyak banget Mbak. Jadi perlu waktu lama. Sementara jalurnya belum tentu semua bisa dapet tiket promo, jadi perlu dana ekstra untuk transportasi antar kota/negara. Sebagai acuan, mungkin bisa tengok itinerary saya ke Eropa Mbak, di sini Itinerary 18 Hari di Eropa

      2. Mungkin banget Mbak. Visa kunjungan singkat bisa dikasih paling lama untuk 3 bulan. Saya sendiri paling lama pernah dikasih 2 bulan.

      3. Apply visanya emang ribet sih Mbak musti ngurusin dokumen macem2. Tapi prosesnya cepet. Cuman satu hari kerja. Justru kalo lewat travel malah dipersulit karena ada syarat tabungan minimal 50juta dari travel agennya. Di kota-kota besar di Eropa rata2 relatif aman buat cewek jalan sendirian. Cuman tetep harus waspada dimana aja. Di Eropa banyak copetnya juga. Trus kalo malem di kota-kota besar juga lumayan ramai meskipun nggak seramai Jakarta. Diusahakan menginap di area yang dekat dengan pusat atraksi. Jadi kalopun pulang malem, area di sekitarnya masih ramai. Kalo penginapannya di pinggiran, sebaiknya nggak pulang malem. Di Eropa banyak imigran gelapnya. Bukannya menggeneralisasi, tapi beberapa di antara mereka ada yang berbuat kriminal.

      4. Seandainya Mbak jalan berdua, sebaiknya nginep di kamar privat aja. Tarif per orangnya sama aja dengan kamar dorm. Tapi kalo jalan sendiri, banyak kok kamar dorm yang khusus cewek.

      Delete
    2. Mas Indra,
      Makasih jawabannya. Terharu deh responnya cepet.

      Saya udah baca semalaman semua blognya.. Hihihi..
      Wah seneng klo bisa sampe 3 bulan. Berhubung lagi patah hati di tinggal kawin *eh curhat .. Saya pengen bener bener muter. Nyari travel partner yang free lama agak susah, jd mgkn memberanikan diri brangkat sendiri. Skrg lagi berburu tiket. Mudah mudahan antar kota nya dpt yang promo. Wish me luck.
      Oiya, saya ngitung 100 euro/day x berapa hari saya di sana x 2. Kira kira segitu cukup gak ya buat simpenan dana buat ngajuin visa.

      Makasih banyak mas.

      Delete
    3. Sebaiknya sih apply visa dulu Mbak sebelum beli tiket. Soal jumlah tabungan itu lebih dari cukup. Minimal yang dipersyaratkan hanya EUR34 per hari ditambah biaya tiket pesawat dan penginapan. Tapi yang musti diperhatikan itu arus kasnya Mbak. Dalam 3 bulan, diusahakan ada arus kas masuk yang rutin, jadi bisa diasumsikan sebagai gaji kita sebagai karyawan. Temen2 yang kerja freelance memang musti agak tricky kalo apply visa. Karena kalo jujur ngaku kerja freelance, pihak kedutaan akan menganggap kita tidak mempunyai keterikatan yang kuat untuk kembali lagi ke Indonesia. Saran saya, kalo bisa walopun freelance tetap dibuatkan surat keterangan kerjanya Mbak. Tapi nggak perlu khawatir Mbak. Banyak kok temen saya yang freelance, atau bahkan pengangguran tapi sukses ngedapetin visa. Asalkan ngerti triknya dan memang 100% tidak ada niatan untuk jadi imigran gelap aja. Saya sendiri cuman nyimpen dana 13-16 juta tapi selalu diterima visanya. Jadi yang dilihat oleh kedutaan bukan dari jumlahnya aja. Dengan kata lain, tidak berarti semakin besar tabungan semakin besar probabilitas untuk diterima visanya. Tapi dilihat dari arus kasnya.

      Delete
    4. Makasih infonya mas Indra..

      Saya sih coba nge tricky nya udah masukin uang teratur dengan jml yang sama dari 2 bulan lalu. Jadi mgkn bulan depan atau februari keliatannya cashflow di rekening udah bisa meyakinkan. Gak kepikiran soal ttp harus lampirin surat kerja sih.
      Sip sip kalau begitu.. Makasih skali lagi..

      Delete
  33. Mas mau nanya.
    Saya barusan saja menikah kemudiaan saya bersama istri berencana mau apply schengen dalam waktu dekat ini untuk digunakan di bulan April 2015. Yang mau tanyakan adalah:
    1. Untuk permohonan janji pembuatan visa, saya pilih yang individu atau yang family? Kalau yang family saya masih belum memiliki Kartu Keluarga.
    2. Terkait masalah saldo tabungan, saya dan istri hanya memiliki satu rekening tabungan saja. Nah, apabila permohonan janji pembuatan visa ini kita pilih yang individual atau terpisah, apakah kedubes Belanda mau mengakui rekening tabungan yang kita gunakan berdua? Apakah ada syarat-syarat lain seperti buku nikah dsb?

    Terima kasih banyak Mas Indra.
    Arya P.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mas. Selamat atas pernikahannya :D

      1. Secara peraturan memang seperti itu Mas. Tapi kemarin waktu calon istri saya apply visa, analisnya malah bertanya "Kenapa tidak sekalian apply sayanya?". Waktu itu saya emang belum dapet slot buat wawancara. Jadi ya berdasarkan kejadian tersebut sih menurut saya bisa. Kartu Keluarga bisa dibilang sedang diurus. Sementara bukti bisa pakai buku nikah. Tapi saya sendiri belum pernah nyoba apply pakai "family". Khawatir salah jawab. Mungkin untuk amannya, apply individu untuk masing2 juga nggak ada salahnya. Yang penting jadwalnya sama. Gratis ini. Hehehe... :D

      2. Bisa Mas. Slot itu kan hanya soal jadwal kapan kita masuk pintu kedutaan. Kalo di dalam nanti ada ngambil antrean lagi. Nanti langsung lapor aja ke petugas di dalam kalo mau apply bareng suami istri. Sebelumnya nggak apply "family" karena belum punya kartu keluarga. Buku nikah dan copy-nya sangat perlu dibawa. Kedutaan Belanda termasuk salah satu kedutaan yang menurut saya agak fleksibel. Saya yang waktu itu baru mau nikah aja cukup ngasih tau doang pas wawancara karena emang belum punya buku nikah. Yang perlu diperhatikan, saldonya juga harus cukup untuk meng-cover dua orang.

      Delete
    2. Okelah kalau begitu terima kasih banyak Mas Indra

      Delete
    3. Mas Indra, saya mau tanya lagi, urgent nih.

      Setelah baca komen mas Indra di bawah,

      "Sebaiknya dipastikan lama tinggal di Belanda yang paling lama. Karena ada teman beberapa yang masa tinggalnya sama atau kurang dari negara lainnya, langsung ditolak dan diminta apply visa di negara lain tersebut"

      Terkait hal ini, saya sudah terlanjur arrange itinerary mulai dari booking hotel (paid) dan transportasinya. Kebetulan Belanda malah yg paling sebentar. Saya gak merhatiin pentingnya apply Visa di negara tujuan utama.

      Itinerary saya : Belanda (2 malam), Perancis (7 malam), Italy (3 malam).

      Cukup fatal ini saya juga sudah mengajukan permohonan janji pengajuan Visa di kedubes Belanda Minggu depan.

      Nah, rencana saya mau modif Itinerary-nya jadi Belanda (5 malam), Perancis (4 malam), Italy (3 malam). Tapi modifan Itinerary ini hanya untuk keperluan pengajuan Visa saja. Sedangkan untuk hari-H nya nanti tetap menggunakan Itinerary semula karena hotel dan transportasi sudah terlanjur saya bayar.

      Yang mau saya tanyakan, ada nggak mas, website recommended untuk booking hotel tanpa harus membayar atau memberi DP? Sehingga saya tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membuat Itinerary baru ini.

      Delete
    4. Kalo saya selama ini selalu pake booking.com Mas :D

      Tapi musti teliti baca syarat dan ketentuannya karena ada hotel yang reservasinya tidak bisa dibatalkan.

      Delete
    5. Kalo saya selama ini selalu pake booking.com Mas :D

      Tapi musti teliti baca syarat dan ketentuannya karena ada hotel yang reservasinya tidak bisa dibatalkan.

      Delete
  34. permisi mas indra. mau tanya. maksud dr "Formulir itinerary yg formatnya udah ditetapkan dan musti ngambil di Kedutaan langsung" itu seperti apa ya? apa kita br isi itinerary di kedutaan atau gmn? boleh kasih contohnya? tks y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas. Kita ngisinya di kedutaan sebelum wawancara. Kecuali kalo Mas Faris ngambil formulir apply visa langsung di kedutaan, biasanya udah dikasih satu set sama formulir itinerary. Slot yang udah kita reservasi sebenarnya cuman buat ngebagi jadwal applicant aja. Setelah masuk, nanti kita standby di suatu tempat dulu sembari dokumen kita diperiksa kelengkapannya. Saat itulah kita bisa sambil ngisi itinerary. Di situ juga ada tukang foto.

      Setelah nama kita dipanggil, baru deh jalan ke ruangan wawancara. Di sana musti ambil nomor antrean lagi.

      Format itinerary cuman berisi daftar negara2 Schengen dan kolom negara lainnya (jika ada). Kita cuman diminta mengisi periode waktu berada di masing-masing negara. Sebaiknya dipastikan lama tinggal di Belanda yang paling lama. Karena ada beberapa teman yang masa tinggalnya sama atau kurang dari negara lainnya, langsung ditolak dan diminta apply visa di negara lain tersebut. Padahal kota kedatangan dan keberangkatannya adalah Amsterdam.

      Delete
    2. terima kasih jawabannya, Mas Indra. kirain print itinerary-nya dari rumah. saya ada pertanyaan lagi.

      Kalo kedatangan dan kepulangan dari Jerman, tetap bisa apply di kedutaan Belanda ya? yg penting tulis tinggal di Belanda lebih lama.

      Lalu, fotokopian berkas2 harus dalam bentuk A4 semua (seperti syarat buat/perpanjang paspor) atau gimana?

      Terima kasih mas :)

      Delete
    3. Bisa Mas. Saya pernah masuk dan keluar dari Bandara Paris, tapi masa tinggal paling lama di Belanda. Tiket yang saya lampirin tiket pp tujuan Paris plus tiket kereta tujuan Amsterdam. Kalo belum pasti kapan ke Belandanya dari Jerman, booking aja dulu tiket Jakarta-Amsterdam pp via travel agen atau web KLM (pilih menu bayar di kantor). Karena Kedutaan Belanda tidak mensyaratkan tiket harus sudah confirmed.

      Biar rapi sih pake A4 Mas. Tapi bukan suatu keharusan. Saya soalnya pernah ngelampirin fotokopi buku tabungan yang udah dipotong jadi kecil.

      Delete
  35. Dear Mas Indra,

    Makasih atas info n penjelasan tentang aplikasi visa Schengen, sangat berguna.
    Udah baca seluruh thread di atas, plus keterangan dari fb backpacker dunia, tapi teteup aja gatel mau nanya, soalnya takut visa di reject.

    Saya rencananya mau Eurotrip dari 24 April - 22 Juni (60 hari), masuk dari Milan, keluar antara dari Munich/Nuremberg (ntar muter2 negara Schengen, termasuk Belanda soalnya mau ngunjungin sodara disana). Sodara saya bersedia ngirim surat undangan dll klo memang saya butuh. Tapi klo bisa ga ngerepotin, menurut saya lebih baik.
    Saya baru lulus kuliah master akhir Maret ini, dan kembali ke Indonesia. Otomatis tabungan saya di Indonesia flow masuk keluarnya minim, secara saya 2 tahun terakhir berada di Jepang dengan beasiswa. Uang di tabungan Indonesia cukup sih buat trip ini (>75 juta).
    Dari sikon saya di atas, menurut mas :
    1. Saya baiknya apply visa turis apa visa kunjungan?
    2. Untuk masalah pembiayaan, apa baiknya saya bilang biaya sendiri aja, apa lebih baik bilang ditanggung oleh saudara saya?
    3. Tentang kerjaan, baiknya saya isi apa ya? Fresh graduate kan ga ada kerjaan hehe..
    4. Untuk masalah itin, rencananya bikin dummy itin : Milan - Paris - Amsterdam dan daerah2 belanda lainnya - Munich/Nuremberg (ntar di lamain di daerah2 Belanda). Apa flight/train ticket domestiknya harus dimasukin juga? Klo domestik flight/train ticket ga bisa booking doang kan ya? :(

    Terima kasih banyak sebelumnya,
    Ela

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, selamat ya Mbak atas kelulusannya. Saya juga punya mimpi besar dapet beasiswa master di luar negeri. Mudah2an bisa segera menyusul jejak Mbak Ela. Amin :D

      1. Kalau memungkinkan apply visa kunjungan, saran saya sebaiknya pake visa kunjungan aja Mbak. Kemungkinan diterima akan lebih besar. Tapi nanti pas wawancara akan ditanya detail hubungan sodaranya.

      2. Lagi Mbak. Kalo memungkinkan ditanggung mending ditanggung aja. Berdasarkan pengalaman saya beberapa kali apply visa, yang sangat diutamakan bukan besarnya jumlah tabungan, tapi mutasi rekeningnya. Apakah ada salary masuk di sana.

      3. Nah, dua jawaban di atas karena terkait nomor 3 ini Mbak. Kalo diundang dan ditanggung (visa kunjungan), jujur aja apa adanya kalo fresh graduate. Kalo apply visa turis dengan kasus sama persis, ada kemungkinan ditolak visanya. Temen BD ada yang ditolak gara2 hal ini. Tapi dia maju terus pantang mundur dan apply lagi sampe akhirnya diterima.

      4. Pengalaman saya sih nggak perlu Mbak. Dulu saya nyerahin tiket kereta karena dari Indonesia mendarat di Paris. Jadi saya kasih print out tiket kereta Paris-Amsterdam. Itupun cuman oneway karena belum punya tiket balik ke Paris (sebelum pulang ke Indonesia).

      Delete
  36. Mas Indra,

    Same requested kaya yang lain, mohon info details agent nya dong.
    Email saya adalah: shelnom@gmail.com

    Terima kasih,
    Sheila


    ReplyDelete
  37. Hi mas Indra, blognya keren, yg tanya langsung di jawab secara detail jadi pengen ikut nanya.

    rencana mau apply visa cshengen juga, tapi ke kedutaan Norway, soalnya tujuan utama ke norway. rencana berangkat awal bulan May 2015 atas undangan teman disana, semua dokumen sudah siap termasuk dokumen si pengundang. karna baru pertama kali mau apply visa dan gak pake travel agen sebaiknya kapan saya harus mulai apply dan mulai dari mana? saya tinggal di Lampung dan biar gak perlu bolak balik mohon cara step awalnya ya mas.. thanks :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih :D

      Untuk aplikasi visa Schengen Norwegia, saya belum pernah sih karena kebetulan selalu via Kedutaan Belanda. Tapi sekadar informasi umum aja, saat ini proses aplikasi visa jangka pendek dilayani melalui pihak ketiga, yaitu VFS Global. Kantornya di Mall Kuningan City. Di situs VFS-nya sudah ada informasi lengkap dalam Bahasa Indonesia. Gudluck yaa... :D

      Situs VFS Global Indonesia (Visa Norwegia)

      Situs Kedutaan Norwegia di Jakarta (Info kalau dialihkan ke VFS)

      Delete
  38. Mas mau nanya, kalo lama tinggal (dan detailnya) di itinerary ngga sesuai sama eksekusinya boleh ngga sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asalkan udah dapet visa dan dikasih izin masuk di imigrasi kedatangan sih terserah mau kemana aja asalkan masa tinggal dan negara yang dikunjungi masih tercover visa :)

      Delete
  39. Halo mas indra. saya mau tanya. kalau kita tunjukin bukti bookingnya adl hostel bukan hotel ga papa kan ya? apakah mempengaruhi mendapat visa kl kita menginap di hostel? tks y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya waktu masih bujang juga selalu pake hostel kok Mas. Langganan saya pake hostelbookers. Yang saya kasih tunjuk selain konfirmasi dari hostelbookers juga konfirmasi langsung dari hostelnya. Kalo mereka nggak ngirim, saya yang ngemail duluan ke mereka minta konfirmasi.

      Berhubung sekarang udah nikah dan tarif kamar dorm dikali dua nggak lebih murah daripada kamar hotel, baru deh saya pake hotel.

      Delete
  40. malam mas indra. salam kenal. Saya ingin tanya. jika kita apply visa di kedutaan belanda, dengan kedatangan dan kepulangan dari jerman, tp stay di belanda lebih lama. lalu setelah visa di-approved, tiket kita ganti dengan kedatangan & kepulangan di amsterdam dan dari brussel bisa ga ya? karna takutnya tiket pp jerman yang saya reservasi sudah habis untuk tanggal pp yg saya tunjukkan ke kedutaan. mohon pencerahannya mas :) tks infonya y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mas Rangga. Gini Mas, diusahakan pada saat apply, reservasi tiket pesawat dalam keadaan valid meskipun belum terkonfirmasi. Jadi sebaiknya reservasi di travel agent-nya mepet menjelang wawancara aja agar waktu tunggunya meng-cover hingga visa di tangan. Setelah itu, perkara mau dilanjutkan (dibayar) atau buat reservasi baru nggak masalah.

      Perkara masuk dari Jerman/Brussels sih nggak masalah asalkan di formulir itinerary dan reservasi hotel tertera bahwa masa tinggal paling lama ada di Belanda.

      Delete
    2. terima kasih mas.. apakah jika sy ganti kedatangan dan kepulangan dgn kota lain, saya harus tunjukkan itinerary yg baru saat kita cek imigrasi? tks mas :)

      Delete
    3. Kalo di imigrasi, sepanjang pengalaman saya nggak pernah sekalipun ditanya itinerary. Pertama kali ke Belanda pake visa kunjungan cuman ditanya tiket pulang sama invitation letter. Kunjungan kedua di bandara yang sama dan periode visa yang sama, cuman ditanya tiket pulang. Kunjungan ketiga dst udah nggak ditanya dokumen apapun.

      Tapi saran saya, disiapin aja Mas. Bikin sendiri itinerary plus dicantumin juga nginep dimana.

      Delete
    4. makasi banyak mas jawabannya. saya ada pertanyaan lagi (maaf bgt):
      1. Jika keberangkatan saya menuju berlin transit 2 kali di german, yakni Jakarta-Abu Dhabi-Munchen-Berlin dan kepulangan Berlin-Frankfurt-Abudhabi-Jakarta. Apakah bisa pakai visa schengen single entry? karena dari berlin saya akan menggunakan ryan air, easy jet, dan kereta untuk ke negara schengen lainnya. Mohon jawabannya lagi ya mas. maaf kalo pertanyaannya kebanyakan :)

      Delete
    5. Asalkan transitnya masih di negara yang tercover visa Schengen sih nggak masalah Mas. Lain cerita kalo naik Ryanair transit di London, baru deh perlu visa UK :)

      Delete
    6. o gitu mas. berati single trip bisa ya. soalnya saya baca ada yg mau ke polandia transit di frankfurt. katanya kalo transit di frankfurt mesti cek imigrasi dulu karena ruang connecting flightnya ada di setelah pengecekan imigrasi. trus perlu multitrip. apakah itu benar? btw, terima kasih byk udah jawab pertanyaan sy yang banyak ya. sukses terus mas :)

      Delete
    7. Kalo penerbangan dari Jerman ke Polandia, bisa dibilang penerbangan domestik Schengen karena nggak perlu cap imigrasi. Terminalnya di bandara2 Eropa pun biasanya dipisahkan dengan penerbangan ke negara lain yang tidak tercover visa Schengen.

      Nah, kalo dari Indonesia mendarat ke Frankfurt, nanti ada dua pilihan, mau langsung keluar atau transit. Kalo langsung keluar, tinggal ikutin petunjuk arah "baggage claim", nanti pasti melalui pemeriksaan imigrasi untuk masuk ke Jerman.

      Sementara kalo transit, langsung cek di monitor dimana letak gate penerbangan lanjutan. Bisa juga tanya ke petugas layanan transfer. Kalo penerbangannya lanjut ke negara non Schengen lainnya (Contoh:London, New York), biasanya tetep di terminal yang sama. Tapi kalo ke negara Schengen, tinggal ikuti petunjuk arah menuju gate yang tercantum. Nah, ini pasti melewati pemeriksaan imigrasi juga. Tapi pemeriksaan imigrasi yang berbeda dengan yang tadi. Kalo tadi, keluarnya di tempat pengambilan bagasi, kalo yang ini, keluarnya di terminal domestik.

      Tentang multiple, selama cuman keliling di 26 negara anggota Schengen sih nggak perlu. Lain cerita kalo dalam perjalanan keliling Eropa, sempet mampir ke Maroko, atau Inggris (dengan UK Visa), trus sebelum kembali ke Indonesia, balik lagi ke negara Schengen. Nah, kasus yang ini baru deh perlu visa multiple.

      Gitu Mas. Mudah2an bermanfaat :)

      Delete
  41. Halo mas Indra..blognya bagus banget :)
    Saya ada rencana ke belanda dg disponsori pacar saya yg WN belanda. Kira2 ada masukan/saran gak gimana akalin surat keterangan kerja buat freelancer kayak saya gini..desperate banget soalnya abis baca komen ttg pengalaman mas indra, yg mengenai keharusan surat tsb walaupun udah disponsori.
    Lalu, utk intetviewnya bhs indonesi/bhs inggris ?
    Sementara itu dulu. Nanti tanya2 lbh banyak kalo ada yg bikin saya galau lg haha. Thanks :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mbak, terima kasih. Kalo interview sih dalam bahasa Indonesia karena interviewer-nya orang Indonesia. Kalo tentang keterangan kerja, persyaratan surat keterangan kerja muncul di kedua jenis visa (turis dan kunjungan). Saran saya sih pake pendekatan personal aja ke tempat bekerja freelance-nya. Intinya sih cuman pernyataan kalo Mbak kerja di sana, dikasih cuti berapa hari, dan kapan akan kembali ke Indonesia. Gudluck yaa... :D

      Delete
  42. Mas..blog nya sangat sangat membantu..Mw tanya nih, saya kan mw buat janji bikin visa di kedubes Belanda..rencananya buat saya dan anak..Nah pilihannya kan family tuh bukan individual di aplikasi onlinenya, trs pas pilih jam nya cukup satu aja atau gimana?Terima Kasih banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih yaa... Kalo family cukup pilih satu. Jadi nanti pas wawancara langsung barengan aja.

      Delete
    2. Mas, klo misalnya di itinerary pas apply di kedubes saya isi hanya ke Belanda aja, tapi pas sudah di Belanda saya berencana mw ke negara lain yang masuk di wilayah Schengen itu gimana ya Mas?Apakah nanti visa yang dikeluarkan oleh kedubes belanda itu hanya untuk di negara belanda saja?Thx in advance Mas

      Delete
    3. Saya belum pernah denger visa Belanda aja sih... Tapi buat jaga2, mungkin bisa ditambah oneday trip ke Brussels di itinerary :)

      Delete
  43. Mas, kalo saya butuh bookingan hotel untuk pengajuan visa, saya coba di booking.com nih yang ada fitur free cancellation, tetapi kan di daftar prosesnya tetep harus ngisi kartu kredit..nah, apakah nanti kartu kredit kita tetep diproses walaupun bisa dibatalkan?mekanisme nya seperti apa y Mas?Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu buat mengunci saldo kartu kredit aja Mbak. Jadi kalo kita no show pas hari-H, pihak hotel melalui booking.com bisa otomatis mendebet kartu kita. Kalo kita dateng, otomatis dibuka lagi kuncinya.

      Cuman perlu dipastikan pada saat pembayaran di hotel apakah dilakukan dengan cash, atau mendebet kartu kredit. Soalnya pernah ada kasus, pihak hotelnya minta uang cash, tapi tetep didebet kartu kreditnya. Ini soal miskomunikasi aja antara hotel dan booking.com. Ujung2nya beres sih, tapi ngerepotin karena kita musti complain dulu.

      Delete
    2. klo untuk prosedur cancel nya sendiri ribet ga mas?

      Delete
    3. Gampang kok Mbak. Tinggal kirim email ke hotelnya sama booking.com.

      Delete
  44. Mas Indra,

    Blog-nya lengkap sangat membantu banget. Oiya, kalau boleh minta kontak lengkap agent-nya donk, Mas. Soalnya tiba-tiba harus berangkat ke Belanda tengah bulan Maret ini, tapi sekarang udah tanggal 4. Terima kasih banyak ya, Mas.

    Salam,
    Tasha
    kidkotak@gmail.com

    ReplyDelete
  45. mas indra tks infonya. sy ada visa schengen dibuat di kedutaan belanda. belum pernah saya pake ke eropa dan berlaku 3 bulan lg. kira2 bisa ga ya kalos sy masuk dari paris dan balik dari paris tapi ga ke belanda sama sekali. tks looo:::

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soal boleh atau tidak saya no comment. Jangankan nggak ke Belanda sama sekali, pada saat apply visa, kalo ada negara lain yang dikunjungi lebih lama daripada Belanda aja kita disuruh balik kanan. Hehehe...

      Tapi kalo ditanya bisa atau nggak, ya sebenernya bisa-bisa aja. Kan Visa Schengen berlaku di 26 negara. Cuman harus mempersiapkan argumen kalo bermasalah pada saat check in di bandara asal, saat akan boarding di bandara transit, dan saat pemeriksaan imigrasi di bandara Eropa.

      Delete
    2. kalo pengelaman mas indra gmn? Kalo ga salah, pernah apply visa schengen di kedutaan belanda. tapi masuk dan keluar dari bandara paris? mohon pencerahannya mas indra :)

      Delete
    3. Yups. Saya bermasalah saat check in di bandara Changi Singapura. Stafnya beranggapan kalau visa Schengen Belanda ya pesawatnya harus ke Amsterdam. Tapi saya kekeuh bilang kalo tujuan utama saya di Amsterdam. Saya masuk via Paris karena ada promo ke sana. Saya juga kasih lihat tiket kereta lanjutan ke Amsterdam.

      Setelah dia sibuk bolak-balik masuk ruangan (mungkin diskusi atau telepon atasannya), baru deh diizinin check in.

      Di Bandara Paris sendiri sama sekali nggak dipermasalahin. Nggak ditanya apa2 dan tiketpun nggal diperiksa.

      Delete
  46. Hi Mas Indra
    Minta tolong untuk share info agentnya please. Alamat email saya arieza.wardhani@gmail.com
    1. Domisili saya di Surabaya. Kemarin saya sudah apply di kedubes Belanda di surabaya tapi ada dokumen yang kurang sehingga saya harus reschedule lagi untuk re-apply. Sayangnya jadwal reschedule H-7 dari keberangkatan. Saya sudah punya janji di kedubes Belanda di Jakarta minggu depan, apakah saya akan diterima..?
    2. Apakah saya perlu melampirkan slip gaji 3 bulan terakhir untuk mendukung surat keterangan kerja..?
    3. Apakah ada kemungkinan proses pengurusan visa bisa selesai dalam satu hari kalau dokumen saya lengkap dan appointment saya jam 8 pagi..?

    Terima kasih banyak untuk infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Kalo via Konjen, H-7 wawancara jelas nggak keburu Mbak. Coba aja di Kedutaan Jakarta. Kalopun bermasalah, ya diterangkan alasan apa adanya. Saya dulu pernah double2 juga karena panik susah dapet slot. Padahal tiket pesawat udah terbeli dengan harga promo. Sebelum ketemu agen di kedutaan, saya udah booking slot di Konjen Surabaya, dan request jadwal wawancara di Kedutaan Jakarta. Tapi setelah dapet slot, nyatanya nggak dipermasalahkan sama sekali.

      2. Jika ada akan lebih baik.

      3. Berdasarkan pengalaman ortu saya, dan juga teman2, akhir2 ini apply visa di Kedutaan Jakarta memerlukan waktu dua hari Mbak. Nanti jadwal pengambilan visa akan diberitahu setelah wawancara.

      Gud luck yaa... :D

      Delete
  47. Hallo mas Indra,blogny mantep banget :)
    mau tanya beberapa hal:
    1. Sewaktu ngisi Appointment form di web( untuk schengen visa),kalo saya disponsori,pilihny Tourist visa atau Familie/vrienden bezoek ya?
    2. Sponsor saya baru pindah kerja,slip gaji yg ada bulan Januari dan Maret,sedangkan Februari tidak ada slip gaji krna sponsor nunggu mulai kerja di bulan Maret,dan dia pun ngunjungin saya selama sebulan di indo dibulan Februari kemarin.
    Saya liat sebelumnya,kalo ga salah mas pernah punya pengalaman serupa,dan visanya diapproved ya?
    makasi sebelumnya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mas/Mbak, thanks ya udah berkenan mampir ke sini,

      1. Tentunya yang visa kunjungan.
      2. Kalo saya dulu kasusnya, ada satu bulan slip gaji yang ilang. Misalnya apply bulan ini, slip gaji yang ada cuman bulan Februari, Desember sama November. Tapi saya back up sama rekening tabungan sponsor dan slip gaji saya. Pas wawancara untungnya nggak dipermasalahin.

      Delete
  48. salam kenal mas indra. thanks for your info :)

    mau tanya. kalau kita apply visa di kedutaan belanda bilangnya paling lama di belanda. tapi saat visa disetujui dan kita di eropa, malah lama tinggal di belanda tidak selama yg kita ajukan ke kedutaan (mis. lebih lama di paris) akan jadi masalah ga ya?

    trus kalo kedatangan di belanda dan pulang dari paris jadi masalah atau gmn? makasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mas Anton.

      Seperti komen Mas Komeng di atas, saya nggak berani bilang boleh atau nggak. Tapi prinsipnya, kalau kita sudah dikasih stamp masuk di salah satu negara yang tercover Visa Schengen, berarti kita sudah bisa keliling 26 negara di Eropa plus Vatican, San Marino, Andorra, Monaco, Lichtenstein. Visa dari Belanda dan masuk di Belanda nggak masalah.

      Tapi kalau visa dari Belanda masuknya di Paris, ada kemungkinan musti berargumen pada saat check in di bandara asal (Indonesia), atau boarding di bandara transit. Atau bisa juga pada saat pemeriksaan imigrasi di bandara tujuan (Eropa). Buat jaga2, musti menyiapkan tiket lanjutan menuju Belanda beserta itinerary yang membuktikan kalau kita paling lama tinggal di Belanda.

      Saya pernah pake visa Belanda tapi masuk dan keluar via Paris. Agak bermasalah pada saat check in. Tapi di Paris sendiri nggak masalah.

      Delete
    2. maaf mas, bermasalahnya saat check in di bandara soeta? apa sj yg menjadi pertanyaan/ masalahnya? argumen mas / yg ditunjukkan pada saat itu apa kl boleh tau? brp lama ditanyanya mas? hehe

      saya mau tanya jg. saat di bandara paris, pemeriksaannya ketat atau biasa aja? makasih banyak mas atas bantuannyaaa

      Delete
    3. Saya waktu itu berangkat dari Singapura Mas. Kalau di Paris, jawabannya relatif. Pas saya, longgar banget. Tapi ada temen, sampe dibawa masuk ke ruangan dan dicek bawa duit berapa.

      Yang ditunjukkan ya tiket lanjutan ke Amsterdam Mas. Tapi oneway aja. Selebihnya saya bilang kalo mau keliling2 Eropa. Nggak cuman Paris-Amsterdam-Paris aja.

      Delete
    4. oh gitu ya mas. tks mas

      kalo sy berangkat dgn visa schengen dr kedutaan belanda dr bandara Kuala lumpur ke Amsterdam Schipol dan balik dari bandara Paris CDG. apakah akan dipermasalahkan juga? tks

      Delete
  49. mas boleh minta contact agen yang mas pakai untuk cari slot ? info nya sangat berguna sekali mas :) ini email saya : putrijtanamal@yahoo.co.id

    ReplyDelete
  50. Malam mas indra. thanks infonya. Visa Schengen saya udh di-approved mas. berlaku sampai 17 juli 2015 dan duration stay 90 hari. saya mau tanya

    1. MULT itu artinya multiple entry kan ya? (maap norak)
    2. saat ngajuin visa saya tulis di form, tiba di eropa tgl 5 april dan pulang tgl 18 april dgn lama hari d eropa 13 hari. Boleh ga kalau saya ubah jadi masuk di eropa tanggal 26 april dan balik 9 mei 2015?
    3. saya tulis di form kan saya akan tinggal 13 hari di eropa. kalau lebih dari itu misalnya 20 hari atau lebih, tetep bisa apa ga mas? (soalnya kan saya dapet duration stay 90 hari)

    Smoga berkenann menjawab mas...terima kasih :D

    ReplyDelete
  51. Halo Mas Indra,

    Terima kasih, informasinya sangat berguna :)
    Di penjelasan Mas Indra di atas tidak tercantum persyaratan surat keterangan kerja, padahal di website kedubes Belandanya ada, apakah memang tidak diminta/ditanyakan waktu itu oleh pihak kedutaannya, Mas? Saya sedang agak deg2an karena saya bekerja hanya part-time di sebuah NGO, dan untuk aplikasi visa, adminnya hanya suggest saya bawa kontrak kerja saya saja. Apakah Mas Indra pernah mendengar mengenai kasus seperti ini? Mohon berkenan untuk share berdasarkan pengalamannya ya mas, terima kasih banyak.

    ReplyDelete
  52. Halo Mas Indra, saya mau tanya :

    1. Saya berencana utk liburan ke belanda selama 3 bulan. Sewaktu ngisi Appointment form di web( untuk schengen visa), saya memilih Tourist visa apakah benar atau salah?

    2. Undangan yg dikirim saudara saya dari belanda belum sampai juga ke rumah saya, jadi saudara saya memutuskan utk di scan format pdf dan dikirim ke email saya. Apakah undangan seperti itu bisa dipakai utk urus visa schengen?

    3. Salah satu persyratannya harus ada foto copy rek koran 3 bulan terakhir, yang saya mau tnyakan apa perlu juga melampirkan surat refrensi dari bank ?

    4. Boleh minta contact agen yg Mas pakai utk cari slot? kalau boleh tolong kirim ke email saya ya : elisa_joostensz@yahoo.com

    Terima Kasih banyak Mas Indra :D

    ReplyDelete
  53. Salam kenal mas indra, mohon diemailkan ke saya agen untuk pengurusan visa schengen di kedutaan Belanda, alamat email saya ifarida.hnf@gmail.com

    Terima kasih banyak sebelumnya...

    ReplyDelete
  54. mas indra mau dong tolong emailin agennya krna saya mau apply visa dalam waktu dekat ini tapi slotnya full merah smua di kedutaan blanda.. ian_1514@yahoo.com .. makasih :)

    ReplyDelete
  55. Mas.. saya mau juga dong di emailin jasa agennya.. cuma sauya mau apply ke italy.. bisakah..
    golddaugther@yahoo.com

    ReplyDelete
  56. Mas indra, bisa minta tolong diemail ke saya di edwin_santoso2002@yahoo.com untuk kontak jasa agen pengurusan visa schengen jerman yang bisa cepet...soalnya saya cek untuk slot interviewnya selalu penuh...terimakasih mas

    ReplyDelete
  57. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  58. mas bisa tolong di email kesaya : anruarifin@gmail.com, untuk agen urus visa ke belanda....urgent banget nih....terima kasih

    ReplyDelete
  59. mas bisa email buat appointment yg di kedubes belanda gak mas? soalnya saya penuh sampai tengah mei mas, bisa di email ke akiratanya@yahoo.com gak mas? tks banyak mas

    ReplyDelete
  60. Mas, mw nanya donk, saya dah dapet tiket via KLM..yang mw saya tanya, kan jatah bagasi tiap orang 23 kg, saya pergi berdua ama anak, bisa gak saya cuma baya satu koper tp beratnya lebih dr 23 kg, jadi diakumulasiin sama tiket anak saya jumlah kg bagasinya..terima kasih

    ReplyDelete
  61. Mas Indra.. terima kasih info nya sangat berguba, bisa minta tolong di email contact jasa pengurusan visa schengen Belanda ke mvitriani@yahoo.com.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  62. mas indra yg baik hati,mohon bantuannya info agen yang dapat membantu pengurusan visa ke belanda ...bisa email ke sini (ariefdwicahyani@gmail.com)urgen,terimakasih banyak..mas

    ReplyDelete
  63. Mas tolong minta info pengurusan visanya ya ke belanda. diemail ke ihdatul.aini@gmail.com (fast response ya mas soalnya 2 minggu lagi apply) makasih banyak mas.

    ReplyDelete
  64. Mas, tolong di email info tentang travel agent yg bisa bantu urus visa schengen belanda. Tolong email ke esther_rinelda@yahoo.com thanks alot

    ReplyDelete
  65. Mas ,bisa rekomendasi jasa agent yg bisa bantu bikin visa ke belanda ngk ? tolong kirim ke a mail aku ya mas ,fitranizar@telenet.be ,terimakasih yaa mas

    ReplyDelete
  66. Halo,
    Apakah Anda membutuhkan pinjaman mendesak untuk melunasi hutang-hutang Anda atau Anda membutuhkan pinjaman modal untuk meningkatkan bisnis Anda?
    Anda telah ditolak oleh
    bank dan lembaga keuangan lainnya?
    Apakah Anda membutuhkan pinjaman konsolidasi atau hipotek?
    mencari lagi karena kami di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. Kami meminjamkan dana ke individu
    membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang
    untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi di bisnis di tingkat 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan bantuan yang handal dan penerima dan akan bersedia untuk menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini via email: emmanueljustina536@gmail.com

    ReplyDelete
  67. mas boleh bantu saya email ke tinasitoruss@gmail.com perihal pengurusan visa belanda

    ReplyDelete
  68. Malem mas Indra...
    Mao donk email ke saya agentnya di masdy.wong@gmail.com

    Klu saya lampirkan rekening tabungan valas boleh ga mas soalnya rekening itu jarang ada penarikan dan kebetulan saya jg kerj jd guide di Bali

    Thx ya...salam

    ReplyDelete
  69. mas indra, mohon bantuan informasinya utk agen pengurusan visa schengen di kedutaan Belanda, alamat email saya mrs.rusmana@gmail.com

    Tq

    ReplyDelete
  70. Mas Indra, bisa di emailkan info agen pengurusan visa belanda juga kesini dewi.udhany@yahoo.com . Trims sebelumnya

    ReplyDelete
  71. Mas indra saya rencana mau mengunjungi belanda awal juli
    saya bingung antara visa turis atau kunjungan
    seluruh biaya di tanggung oleh saudara disana tp beliau sdh tidak bekerja sedangkan di persyaratan hrs ada keterangan gaji 3 bulan terakhir dri pihak sponsor dan saya juga baru lulus kuliah dan belum bekerja
    apakah nntinya visa saya di terima atau di tolak

    ReplyDelete
  72. Salam kenal mas Indra...Blognya lengkap infonya nih...mau nanya dong..kalau saya dan ibu saya mau mengunjungi adik yang sekolah di Belanda pake visa nya turis apa kunjungan ya...nanti sih niatnya mau keliling beberapa tempat mumpung sekalian mau ngurus visa schengen...tks ya Mas Indra

    ReplyDelete
  73. Halo mas, minta contact agent nya dong ke marshafrieda@yahoo.com makasih yaaa

    ReplyDelete
  74. Halo Mas Indra, saya sudah berhasil dapat short stay business visa berkat baca2 artikel ini. Thanks Mas Indra :)

    ReplyDelete
  75. sore mas ..

    mas mau tanya doong .. surat sponsor gementee saya sudah dikirim sama keluarga saya yang di belanda tapi belum sampe juga sedangkan besok saya sudah harus interview, bisa gak klo saya lampirkan print scannya saja sama bukti slip resi pengiriman dokument tsb, karna yg asli belum sampai juga , mohon balas ke email saya ya rizqi_fauzi93@yahoo.com

    terimakasih

    ReplyDelete
  76. Hello mas.. saya dari manado.. ada beberapa pertanyaan yg ingin saya tanyakan sama mas soal visa.. kalau mas tidak keberatan tolong mas email saya di mansyesengkey@yahoo.co.id
    Terima kasih sebelumnya mas.

    ReplyDelete
  77. Halo mas Indra, Saya mau apply visa schengen untuk kunjungan ke Swiss bulan January nanti. Rencananya gak mau mepet apply visa nya mungkin 2 atau 3 bulan sebelum keberangkatan. Saya sama sekali gak ada pengalaman ngurus visa segala macem mas. Kalo menurut mas Indra lebih baik Saya apply di kedutaan belanda atau langsung kedutaan Swiss ya?
    Mohon pengarahannya. Hihihi
    Thanks a lot ..

    Regards,
    Epti

    ReplyDelete
  78. Halo mas Indra, Saya mau apply visa schengen untuk kunjungan ke Swiss bulan January nanti. Rencananya gak mau mepet apply visa nya mungkin 2 atau 3 bulan sebelum keberangkatan. Saya sama sekali gak ada pengalaman ngurus visa segala macem mas. Kalo menurut mas Indra lebih baik Saya apply di kedutaan belanda atau langsung kedutaan Swiss ya?
    Mohon pengarahannya. Hihihi
    Thanks a lot ..

    Regards,
    Epti

    ReplyDelete
  79. Mas saya rencananya mau ke belanda dengan pacar saya.. tapi pacar saya bukan orang belanda atau yg tinggal di belanda atau negara eropa lainnya.. dia juga bukan wni.. tapi dia yang mau cover semua pengeluaran saya disana.. jadi apa yang saya perlukan untuk mengajukan visa ke belanda??

    ReplyDelete
  80. agak khawatir neh, buat apply visa, karena gue pake rekening fotocopy rekening nyokap, tapi depannya pake nama gue eheheee

    ReplyDelete
  81. halo mas indra, saya ayi.
    ohon pencerahanya..

    berarti dokumen seperti ktp,kk, akta ga di lampirkan ya?

    soalnya nama ktp,kk saya beda sama di paspor. di ktp 2 kata, di paspor 3 kata (nama belakang pake nama ayah)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dilampirkan mbak Ayi kalo bawa keluarga. Itu tiga kata karena buat umroh kah?

      Delete
  82. Mas Indra mau info donk. Saat pengajuan visa selain tiket pesawat dan akomodasi, apakah bukti tiket bus/kereta juga harus dilampirkan? Kalau iya, berarti kita harus pesan dari sini (online) pembelian tiket2nya..

    Kemudian untuk hotel apakah di setiap negara harus dicantumkan bukti kita menginao (misalkan saat di amsterdam, swiss dan paris)

    Terima kasih mas Indra bantuannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo pengalaman saya, diminta tiket antar kota/negara cuman pas negara yang pertama saya kunjungi Prancis. Saya lampirin deh bukti reservasi kereta Thalys dari Paris ke Amsterdam.

      Kalo negara pertamanya Amsterdam, dua kali saya apply visa sama sekali nggak ditanyain tiket intra Eropanya.

      Kalo bukti reservasi hotel emang musti dilampirin Mbak. Dan harus cocok sama daftar itinerary.

      Delete
  83. Saya mau tanya, disitu dijelaskan kalau itinerary-nya ada format tersendiri dan bisa diambil di kedutaan langsung. Nah, apakah tidak bisa di-download saja? (saya coba search tetap gak dapat) dan seperti apa formatnya? soalnya saya sudah buat format sendiri. Kalaupun diambil ke kedutaan, apakah saya harus ke kedutaan Belanda di Jakarta? Sedangkan nantinya saya akan mengurus visa melalui Konsulat Jendral di Surabaya (jika memungkinkan). Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu ngisinya cepet kok Mbak. Nggak nyampe 5 menit ngisinya. Pengalaman saya sih selalu ngisinya di sana :D

      Delete
  84. Hi mas indra,
    mau nanya dong.. saya lg bingung mengenai slip gaji dan rekening koran nih mas..

    sedikit curhat, gaji saya di split jd dua, 1 ke rekening bank sendiri, 1 lagi ke rekening bank saya tp yg punya kantor saya.. (kerja di banking) kemudian, rekening korannya harus dibawa dua2anya atau bisa salah satu ya? krn yg dr kntr saya belum ada format rekening kantor karena itu sistemnya rekening ponsel.. >.<

    trus untuk slip gaji, apakah harus bahasa inggris? karena dr kantor saya slip gaji nya templatenya bahasa indonesia..

    apakah agen yg mas indra pake ini, menurut mas rekomended dan bs di percaya mas? krn mau ngurus untuk 3-4 orang..

    makasih banyak ya mas..

    ReplyDelete
  85. mas.. boleh ngobrol lebih banyak dg mas indra bisa contact kmana ?? ada WA atau email ??
    please let me know phita.riskha@gmail.com

    ReplyDelete
  86. Mas Indra punya nomor kontak agen terpercaya yg bs mengurus visa? Coz saya mau undang tante saya dr manado dan dia itu buta banget sama hal2 seperti ini kasihan nanti lost in da city haha. Ouw ya duluu ni saya kalau mau mengundang org selalu pakai jasa pak Suryono seperti yg mas rekomendasikan dipostingan bbrpa waktu lalu. Kerjaannya waktu itu bagus.
    Nah kemarin saya kontak teman saya utk meminta nomor pak Suryono dan dia bilang jangan pakai jasa beliau lagi soalnya mamanya teman saya itu ketika mengurus surat2 malah ditipu. Dan dia cerita bahwa pak Suryono sudah nda benar kerjanya dan nda dipercaya lagi sama orang kedutaan. Cuma share aja apa yang baru saya dengar, peringatan supaya berhati2 sama pak Suryono.

    Kirim info2 dong ke saya soal agen tersebut ke n.e.janis@online.nl atao apa mas bisa WA biar lbh asik ngobrolnya. makasih loh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, terima kasih banyak Mas atas informasinya. Saya tidak lagi merekomendasikan beliau kalau begitu.

      Delete
  87. Hi Indra,
    Salam kenal ����
    Td saya baca kamu melampirkan reservasi tiket Thalys dr Paris ke Ams. Saya coba book via websitenya Thalys ga sukses krn minta no hp /phone number dg kode wilayah yg satupun gak ada indonesia (belanda dan europe). Ada tips utk ini tak? Krn saya blom punya nomer hp europe - tentu saja :)

    ReplyDelete