Thursday, October 16, 2014

Kursi Favorit Kereta Api Ekonomi Indonesia


Selama empat tahun tinggal di Pulau Batam, saya relatif jarang pulang kampung ke Semarang. Ini karena saya harus naik pesawat untuk pulang. Setelah pindah ke Jakarta, saya jadi sering pulang ke Semarang. Selain jaraknya yang relatif dekat, moda transportasinya pun banyak pilihan. Selain pesawat, ada juga kereta api dan bus. Dari ketiga jenis moda transportasi tersebut, saya paling suka naik kereta karena waktu tempuh yang cepat dan tarifnya yang paling murah. Naik pesawat memang hanya 45 menit. Tapi harga tiketnya rata-rata 500 ribuan. Selain itu kita harus sudah tiba di bandara dua jam sebelum jadwal terbang. Dan apabila terbang dari Bandara Soekarno Hatta, itu sangat jauh dari tempat tinggal saya di Jakarta Timur. Dalam kondisi normal saja satu jam perjalanan. Apalagi hari Jumat sore? Tentunya bisa memakan waktu dua jam. Itu pun sulit diprediksi. Dari Bandara Halim yang dekat dengan tempat tinggal saya sebenarnya ada penerbangan maskapai Citilink ke Semarang. Tapi sayangnya tidak ada jadwal keberangkatan malam sehingga saya harus bolos kerja.



Naik bus memang nyaman. Terminal keberangkatannya pun dekat dengan rumah. Saya lumayan sering naik bus malam menuju Semarang. Tarifnya cukup murah, hanya 150 ribu sampai dengan 200 ribuan Rupiah. Ini sudah termasuk makan malam. Tapi sayang, jadwal berangkat dari Jakarta relatif mepet dengan jadwal pulang kantor saya. Kalau jalanan lancar tentu tidak masalah. Tapi siapa yang bisa memprediksi kemacetan di Jakarta?

Nah, kalau naik kereta api, jadwal berangkatnya memberikan saya cukup waktu untuk bersiap-siap dulu sebelum berangkat ke stasiun. Selain itu, stasiun kereta api relatif dekat dengan tempat tinggal saya, baik di Jakarta maupun di Semarang. Waktu tempuhnya juga hanya enam sampai tujuh jam. Waktu tempuh ini relatif pasti selama tidak ada kejadian luar biasa. Dan harga tiketnya sangat murah. Hanya sayangnya, cukup sulit memesan tiket secara go show ataupun menjelang keberangkatan dikarenakan banyaknya peminat. Jadi sebaiknya untuk perjalanan weekend, pesan tiketnya jauh-jauh hari karena tiket sudah bisa dipesan 90 hari sebelum keberangkatan.


Kereta Ekonomi AC


Di Indonesia ada istilah PJKA yang kepanjangannya Pulang Jumat Kembali Ahad. Saya pun menganut ini karena saat ini istri dan anak saya tinggal di Semarang. Jadinya hampir setiap minggu saya pulang ke Semarang. Karena sering pulang, tentunya saya memilih kereta api yang paling murah, yakni kereta kelas ekonomi. Kereta ekonomi di Indonesia ada dua macam, yakni ekonomi biasa dan ekonomi AC. Harga tiket kereta ekonomi biasa menuju Semarang hingga akhir tahun 2014 ini antara 40 ribu sampai dengan 70 ribu Rupiah (Kecuali KA Gumarang yang tidak disubsidi sehingga tarifnya di atas 200 ribu Rupiah  atau setara dengan kereta ekonomi AC). Selain KA Gumarang, kereta kelas ekonomi biasa tujuan Semarang ada KA Tawangjaya, KA Brantas, KA Kertajaya, dan KA Matarmaja. Sayangnya, mulai 1 Januari 2015, tarif kereta ekonomi biasa mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat atau berada di kisaran 100 ribuan Rupiah. Sementara tarif kereta ekonomi AC berkisar antara 100 ribuan hingga 200 ribuan Rupiah. Rute tujuan Semarang dilayani oleh KA Menoreh, KA Majapahit, dan per 18 Oktober 2014 ditambah lagi KA Jayabaya.

Kereta Ekonomi biasa


Sebenarnya kedua jenis kereta sama-sama berpendingin udara. Namun ada perbedaan yang membuat tarif keduanya berbeda cukup jauh. Untuk kereta ekonomi biasa, konfigurasi tempat duduknya 3-2 dan pendingin udaranya menggunakan AC split seperti yang ada di rumah. Sementara kereta ekonomi AC, konfigurasi tempat duduknya 2-2 dan pendingin udaranya relatif terdistribusi dengan rata. Kedua jenis kereta ekonomi ini sama-sama menggunakan tempat duduk tegak lurus yang tidak dapat direbahkan dan saling berhadapan sehingga lutut bertemu dengan lutut. Memang tidak nyaman. Tentunya jangan dibandingkan dengan kereta kelas bisnis maupun eksekutif. Tarifnya saja berbeda jauh.



Untuk meminimalisir ketidaknyamanan itu, saya memiliki kursi favorit. Tentunya favorit bagi saya belum tentu sama dengan orang lain. Tapi setidaknya mungkin bisa jadi pertimbangan. Bagi saya, yang paling membuat tidak nyaman adalah rapatnya jarak dengan penumpang di hadapan. Jadi kaki saya tidak bisa leluasa bergerak. Tapi syukurlah, ada beberapa kursi yang sendirian atau tidak ada kursi lagi di hadapannya.



Setelah membuka situs kereta api, pilih rute yang diinginkan dan ikuti tahapan hingga halaman pembayaran. Di situ sistem akan secara otomatis memilihkan tempat duduk. Tapi kita bisa memindahkannya selama kursi masih tersedia dengan cara meng-klik “Pindah”. Selanjutnya layar akan menampilkan gerbong-gerbong kereta yang bisa di-klik sehingga menampilkan tempat duduk yang ditandai dengan adanya kotak-kotak persegi. Tempat duduk yang tersedia ditandai dengan warna abu-abu, yang sudah terisi ditandai dengan warna merah, dan yang kita pilih ditandai dengan warna ungu.

 
Halaman pembayaran
Halaman kursi yang tersedia


Untuk kereta ekonomi biasa, tempat duduk favorit saya ditandai dengan lingkaran merah pada gambar di bawah, yakni nomor 4 C atau 21 C. Di situ saya bebas meluruskan kaki. Hanya saja, kursi ini terletak di bagian ujung gerbong yang dekat dengan toilet sehingga ramai orang berlalu-lalang. Selain itu, kita tidak bisa tidur dengan bersandar ke dinding gerbong.

 
Kursi favorit kereta ekonomi biasa

Untuk kereta ekonomi AC, saya memilih gerbong yang memiliki fasilitas untuk difabel. Gerbongnya biasanya ada dua, terletak di tengah rangkaian kereta dan mengapit kereta makan. Untuk mencarinya gampang saja. Gerbong biasa memiliki celah kosong pada kedua ujungnya. Celah kosong ini sebenarnya adalah toilet. Ini saya tandai dengan segitiga berwarna hijau. Sementara gerbong yang saya pilih tidak memiliki celah kosong. Di gerbong tersebut, saya memilih tempat duduk paling ujung. Tempat duduk yang saya maksud ini nomor 1 dan 16 A, B, C,dan D (8 tempat duduk), menghadap ke arah pintu keluar. Tidak ada kursi lagi di hadapannya. Kursi didesain seperti ini untuk memudahkan akses keluar masuk bagi kalangan prioritas. Tentu saja kita harus mengalah jika ada mereka yang berhak atas kursi ini. Sayangnya, selain letaknya yang dekat toilet, gerbong ini biasanya mengapit kereta makan. Di kereta makan ini ada mesin diesel yang suaranya cukup mengganggu. Mungkin bisa dipilih tempat duduk yang berbatasan dengan gerbong biasa (bukan yang berbatasan dengan sesama gerbong prioritas), meskipun belum ada jaminan bahwa kereta makan tidak dirangkaikan di tempat itu.

 
Gerbong reguler kereta ekonomi AC
Gerbong dengan fasilitas khusus kereta ekonomi AC

Ini foto interiornya...


Interior KA Ekonomi biasa 3-2
Tempat duduk berhadapan dan sempit
Pasti penuh penumpang kala weekend
6 buah AC split di setiap gerbong
Lutut bertemu lutut
Kursi favorit. Legaa....
Interior KA Ekonomi AC 2-2
Kursi Favorit
Toilet luas di gerbong khusus

Sekian dulu sharing pengalaman tentang kursi favorit saya. Sekali lagi, favorit bagi saya belum tentu favorit bagi yang lain. Nah, kalau kamu pilih yang mana?

ARTIKEL TERKAIT:

34 comments:

  1. boleh le lawat anda nanti jika ke jakarta nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sila Pak. Saya tinggal kat Stesen keretaapi Jatinegara.

      Delete
  2. Gilingan gw baru tau skrg pesen online kereta bisa pilih bangku jugak? Baru ya? Kok trakhir gw pesen thn 2013 blom ada ya? Apa ga semua rute?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apaa! Baru tau? Wkwkwk... Gw juga baru tau beberapa bulan terakhir ini juga sih... :D

      Bisa semua rute termasuk eksekutif. Tapi belinya musti di webnya kereta api. Gw pernah beli di tiket.com, bisa pindah kursi tapi harus di gerbong yang sama.

      Delete
  3. Apa ada cadangan untuk bullet train di Indonesia. Kepadatan penduduknya tentu tiada masalah untuk mendapatkan penumpang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada plan untuk rute Jakarta-Bandung-Semarang-Surabaya. Tapi tampaknya masih sangat lamaaa sekali :D

      Delete
  4. ya ampun sempit bangat ruang kerusi antara kerusi tu..kalau yg duduk kat dseat tu semua perempuan ok lagi..kalau ada lelaki dan perempuan kemudian bersentuhan di situ..ya Ampun..ngak bisa bang!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat sempit dan tidak nyaman. Jika hanya sesekali naik kereta api, sebaiknya naik kelas eksekutif saja :)

      Delete
  5. menurut saya krl ekonomi menjadi angkutan sejuta umat. Apalagi saat ini, dengan perbaikan kereta api murah dan nyaman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti nyaman kalau seandainya di jam sibuk commuterline bisa tiap menit. Sayangnya banyak perlintasan rel sebidang. Bisa2 palang pintu perlintasan nutup terus kalo KRLnya tiap menit. Hehehe... :D

      Delete
  6. Apaaa?? Seminggu sekali ke semarang??
    Hehehe skrg tiket kereta naik turun teruss.. Kalo eko masih diangka 50.000 (ke jogja) yaa haruss rela dengkul ketemu dengkul gitu.. dan duduk tegak, sampe bingung gimannaa gimana posisi tidur yg enak :'DDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punggung ini mulai kerasa sakit Mbak. Nggak bagus buat kesehatan kayaknya. Sedang mempertimbangkan pulang tiga minggu sekali tapi naik eksekutif :D

      Delete
  7. hehe saya sering naek KA ekonomi AC 2-2 bogowonto & gajahwong relasi jkt-jogja pp tapi sy baru tau tyt ada kursi yg tdk berhadapan spt yg diinfokan di blog ini...
    Saya jg pnh naek ekonomi biasa 3-2 KA Progo..
    anyway terkadang justru malah lbh nyaman naek yg ekonomi 3-2, karena sebagian penumpang tidur di lantai (misal 1 gerbong 80 penumpang, 40 org tidur di lantai :D). Alhasil sy yg tidur di kursi malah bisa selonjoran dan ngorok sampe jogja :D..
    kalo ekonomi AC 2-2 malah sepanjang jalan dengkul nekuk walopun jarak antar dengkul lbh jauh drpd kursi ekonomi 3-2..
    btw salam kenal dr PJKA jkt-jogja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal. Sama2 Mas. Kalo ngeliat harganya, daripada naik ekonomi 2-2, saya mendingan naik eksekutif Mas. Lha wong selisihnya nggak nyampe 100ribu. Favorit saya tetep yang ekonomi 3-2 juga. Hehehe...

      Delete
  8. terima kasih sharingnya mas Indra. detail pict & ketnya bermanfaat sekali b/ saya yg baru pertama kali mau naik ka eco jarak jauh

    ReplyDelete
  9. Thanks info nya Mas Indra, saya PJKA Jogja-Surabaya tiap minggu sejak 2003-2007, 2011 - sekarang.
    Sudah mengalami Eka - Rosalia. Dua kali kecopetan di Eka, sering kesiangan sampai kantor karena jalan raya padat, sejak 2012 sampai sekarang mantap di ekse Sancaka - Turangga - Bima.
    Untuk Jawa, kereta (ekse) masih moda darat teraman, ternyaman dan tercepat. Simpan 15 tiket untuk ditukar free 1 tiket Mas. Perhatikan juga promo berkala di tiket.com, padiciti dll yg bisa dapat potongan tiket 20-40 ribu.Lumayan.
    Salam traveler.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas. Thanks a lot atas sarannya. Salam PJKA :D

      Delete
  10. Salam kenal mas. Saya bln depan mau naik KA eko menoreh ke Semarang. Tujuan akhir ke Rembang. Saya biasanya naik bis tp lagi mau coba naik KA. Saya mau tanya kalau dari Semarang ke Rembang apakah ada angkutan travel selain bis tujuan Sby? Trims.

    ReplyDelete
  11. Mas, mau tanya. Kursi kereta ekonomi jayabaya seat 2-2 yg searah perjalanan dari malang ke semarang nomor 1 atau 16 ya ? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas. Sama. Tapi dipastikan dulu gerbongnya bener yaa...

      Delete
  12. betterlah kalau mau fasilitas oke naik ajja yang mahal exctv ...

    ReplyDelete
  13. mas mau tanya, klo ajak baby naik kereta Eco Class C nyaman ga sih?

    ReplyDelete
  14. Pak mau tanya kalau kerrta ekonomi bangkunya ga bisa dibalik berhadapan ya?
    Kalau bisnis apa bisa berhadapan?

    Ada saran seat mana ga yg enak? Saya ber 4 suami, saya 2 anak kecil.
    Oya mulai bayar usia brp ya?
    Makasih sebelumnya ya pak buat bantuannya

    ReplyDelete
  15. Pak mau tanya kalau kerrta ekonomi bangkunya ga bisa dibalik berhadapan ya?
    Kalau bisnis apa bisa berhadapan?

    Ada saran seat mana ga yg enak? Saya ber 4 suami, saya 2 anak kecil.
    Oya mulai bayar usia brp ya?
    Makasih sebelumnya ya pak buat bantuannya

    ReplyDelete
  16. makasih info nya mas. mau pulkam lebaran taun ini. msh berburu untuk tiket balik nanti

    ReplyDelete
  17. thanks infonya mas. sangat membantu buat sya yg baru mau coba2 naik kereta.
    BTW dkereta Ekonomi AC dsediakan makan ga?
    trs klo dsediakan. sistem bayarnya bgmana?apa sperti dpesawat?
    thanks. tolong reply y mas

    ReplyDelete
  18. Nama saya Lena, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada doktor yang hebat saya yang benar-benar membuat hidup saya yang menyeronokkan satu hari ini. Ini lelaki yang hebat DR IREDIA membawa suami saya kembali kepada saya, saya mempunyai tiga kanak-kanak yang indah untuk suami saya. Kira-kira empat tahun yang lalu, saya dan suami saya telah menjadi satu pergaduhan yang lain sehingga dia akhirnya meninggalkan saya untuk seorang wanita. Saya rasa hidup saya telah tamat dan anak-anak saya fikir mereka tidak akan melihat bapa mereka lagi. saya cuba untuk menjadi kuat hanya untuk anak-anak tetapi saya tidak boleh mengawal rasa sakit yang menyeksa hati saya, hati saya dipenuhi dengan kesedihan dan kesakitan kerana saya benar-benar cinta dengan suami saya. Setiap hari dan malam i menganggap beliau dan sentiasa ingin dia akan datang kembali kepada saya, sehingga satu hari i bertemu rakan baik saya yang juga dalam keadaan seperti saya tetapi masalah beliau adalah bekas teman lelaki yang dia mempunyai kehamilan yang tidak diingini untuk dan teman lelakinya enggan bertanggungjawab dan dibuang itu. dia memberitahu saya bahawa saya adalah kes kecil dan bahawa saya tidak perlu bimbang tentang hal itu sama sekali, jadi saya bertanya apa penyelesaian kepada masalah saya dan dia memberikan saya alamat e-mel orang yang hebat ini. i telah meragui jika orang ini adalah penyelesaian, jadi saya dihubungi lelaki yang hebat ini dan dia memberitahu saya apa yang perlu dilakukan dan i perbuatan mereka semua, beliau memberitahu saya menunggu selama dua hari dan bahawa suami saya akan datang merangkak di kneels untuk mohon ampun saya jadi saya dengan setia itu apa yang manusia besar ini meminta saya untuk melakukan dan yang pasti selepas dua hari saya mendengar ketukan di pintu, dalam terkejut besar saya i nampak dia di kneels dan i terkedu, apabila dia melihat saya, semua dia menangis dan meminta saya untuk pengampunan, dari hari itu, semua kesakitan dan kesedihan di dalam hati saya terbang, sejak itu saya dan suami saya dan anak-anak yang indah kami gembira dan kita hidup sebagai satu keluarga. Sebab itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada DR IREDIA pertolongannya. Ini lelaki besar yang dibuat saya untuk memahami bahawa tidak ada masalah di bumi yang tidak mempunyai penyelesaian jadi jika anda tahu bahawa anda mempunyai masalah yang sama atau mana-mana masalah yang sama, saya akan menasihati anda untuk datang terus ke lelaki yang hebat ini. Hubungi dia dengan e-mel ini (drirediaherbalhome@gmail.com) dia ada untuk membantu anda.

    ReplyDelete
  19. mas masih bisakah tidur dibawah? saya rencana naik kereta bengawan bersama bersama 3 anak saya yg masih kecil2. terima kasih infonya

    ReplyDelete
  20. Mas mau tanya dong.. foto yg di beri nama kursi favorit di ekonomi AC (2-2) itu ada di gerbong brp ya ? Kalo kereta api gajahwong apa ada seat yg seperti itu juga ?

    ReplyDelete