Thursday, November 20, 2014

Itinerary 10 Hari ke Eropa



Kita tahu kalau Benua Eropa itu luas dan terdiri dari beberapa puluh negara. Hal ini sering mengakibatkan kebingungan dalam menyusun itinerary. Nah, kali ini saya ingin berbagi itinerary saya ke Eropa dengan titik awal serta akhir perjalanan di Kota Paris dan lama perjalanan 10 hari. Masih ingat Slow vs Fast Traveler? Dalam hal perpindahan kota/negara ini memang tergolong fast. Saya sering banget pindah kota/negara. Tapi ritme perjalanan saya di satu kota tergolong santai dan nggak maksa harus ke semua tempat. Perjalanan ke Eropa selama 10 hari rasanya cocok bagi yang ingin ke Eropa tapi cutinya terbatas. Dengan memanfaatkan dua kali weekend dan satu hari libur nasional, kita hanya perlu mengambil cuti selama lima hari saja.


Pegunungan bersalju di Swiss

Rute perjalanan: Paris-Brussels-Amsterdam-Praha-Amsterdam-Geneve-Luzern-Interlaken-Paris

Ringkasan perjalanan:
Hari ke-0
Singapore-Kuala Lumpur-Paris by Airbus A380 Malaysia Airlines


Hari ke-1
Tiba di Paris pagi hari langsung menuju Brussels naik kereta TGV rute CDG Airport-Lille-Bruxelles Midi
Jalan-jalan seharian di Brussels
Menuju Amsterdam naik kereta Thalys

Hari ke-2
Pagi-siang ke Zaanse Schans
Sore menuju Praha (by Easyjet)

Hari ke-3
Seharian keliling Praha
Sore kembali menuju Amsterdam (by Easyjet)

Hari ke-4
Pagi-siang ke Festival Bunga Tulip Keukenhof
Sore-malam ke Kinderdijk

Hari ke-5
Pagi-sore keliling Amsterdam

Hari ke-6
Pagi-siang menuju Swiss by Scandinavian Airlines dan Swiss Air (Amsterdam-Copenhagen-Zurich-Geneve)
Siang keliling Geneve
Sore menuju Luzern (Swiss Bahn)

Hari ke-7
Pagi-siang keliling Luzern
Siang menuju Interlaken (Luzern-Interlaken Express)
Sore keliling Interlaken

Hari ke-8
Pagi-sore naik ke Jungfraujoch

Hari ke-9
Pagi menuju Basel dengan Swiss Bahn, lanjut ke Paris dengan TGV Lyria
Siang-malam keliling Paris

Hari ke-10
Pagi menuju Bandara Charles de Gaulle
Siang Paris-Kuala Lumpur-Singapore by Malaysia Airlines


Dari kesepuluh hari tersebut, rinciannya 1 hari di Brussels, 3 hari di Amsterdam, 1 hari Praha, 3 hari di Swiss, dan 1 hari di Paris. Hari ke-10 masih di Paris tapi hanya menuju bandara. Prioritas saya saat itu hanya Amsterdam dan Swiss saja. Brussels saya kunjungi karena kebetulan dilewati dalam perjalanan dari Paris menuju Amsterdam. Sementara Praha saya kunjungi karena dapat tiket promo dari Easyjet.

Itinerary perjalanan ke Eropa lainnya dengan waktu perjalanan yang lebih lama saya tulis pada posting-an selanjutnya, "Itinerary 15 Hari di Eropa" dan "Itinerary 18 Hari di Eropa".

ARTIKEL TERKAIT:

10 comments:

  1. Replies
    1. Trip yang ini sebenarnya sudah 2 tahun lalu :D

      Delete
  2. Huwooww, someday, entah kapan, musti balik lagi ke Eropa mampir ke negara-negara inih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Cha ke Europe lagi. Kalo perlu nyari beasiswa biar agak lamaan dikit :D

      Delete
  3. thanks for sharing bang ^^ anw share budgednya juga donk bang :)

    ReplyDelete
  4. summary dalam 1 entri senang nk baca :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... Iya, agar pembaca tahu itinerary dari masing-masing entri yang tersebar :D

      Delete
  5. Mas bisa email itinerary lengkapnya serta budgetnya ke email mizagung@yahoo.co.id?

    ReplyDelete
  6. Mas.. Di swiss nginep dimana? Boleh tahu mas? Sama harganya berapa? Trus untuk transport selama di swiss menggunakan apa? Terima kasih

    ReplyDelete