Friday, November 21, 2014

Itinerary 15 Hari di Eropa



Melanjutkan posting-an sebelumnya, “Itinerary 10 Hari di Eropa”, kali ini saya tuliskan itinerary perjalanan selama 15 hari atau dua minggu di Eropa. Jumlah hari ini rasanya paling cocok bagi para pekerja di Indonesia. Tidak terlalu sebentar, tapi juga tidak terlalu lama. Memang sih akan menghabiskan jatah cuti tahunan. Tapi siapa juga yang mau ke Eropa setiap bulan? Saya mau sih... Asal ada yang mbayarin atau ngasih bibit pohon duit. Hehehe... Perjalanan ke Eropa bagi orang Indonesia adalah sebuah perjalanan besar. Jadi perlu perencanaan keuangan secara matang. Jujur aja, saya beli tiket pesawat aja bayarnya nyicil selama setahun. Pssttt... Jangan bilang siapa-siapa yah! Tapi bodo amat! Yang penting saya bisa ke Eropa. Yuk, kita lihat itinerary saya!
 
Cais da Ribeira, Porto
Rute perjalanan: Amsterdam-Eindhoven-Porto-Pinhao-Porto-Lisbon-Barcelona-Madrid-Marrakesh-Fez-Casablanca-Amsterdam

Ringkasan perjalanan:
Hari ke-0

Hari ke-1
Sore menuju Eindhoven

Hari ke-2
Pagi Eindhoven-Porto by Ryanair
Pagi-sore keliling Porto

Hari ke-3
Pagi-siang keliling Porto

Hari ke-4
Pagi menuju Lisbon naik kereta Alfa Pendular (Kereta cepat Portugal)
Pagi-malam keliling Lisbon

Hari ke-5
Pagi-sore keliling Lisbon
Malam menuju Barcelona by Vueling

Hari ke-6
Pagi-malam keliling Barcelona

Hari ke-7
Pagi-malam keliling Barcelona
Malam naik kereta overnight menuju Madrid

Hari ke-8
Pagi-sore keliling Madrid

Hari ke-9
Pagi sampai malam keliling Madrid

Hari ke-10
Pagi-sore keliling Marrakesh

Hari ke-11
Pagi-sore keliling Marrakesh

Hari ke-12
Pagi-siang naik kereta menuju Fez
Siang-malam keliling Fez

Hari ke-13
Pagi-malam keliling Fez
Malam naik kereta menuju Casablanca

Hari ke-14
Pagi menuju Amsterdam by Royal Air Maroc
Siang-malam keliling Amsterdam

Hari ke-15
Pagi menuju bandara Schipol

Dari 15 hari perjalan, rinciannya 2 hari di Amsterdam, 4 hari di Portugal, 4 hari di Spanyol, dan 4 hari di Maroko. Di Portugal, Spanyol, dan Maroko masing-masing saya mengunjungi dua kota. Jadi dari semua kota yang saya kunjungi, masing-masing saya stay selama dua hari.

Eits! Belum selesai. Masih ada satu itinerary lagi, "Itinerary 18 Hari di Eropa".

ARTIKEL TERKAIT:

11 comments:

  1. kalau liburan ke Eropa harus ambil cuti yang serius ya Mas Indra. Jadwal 3 hari kayaknya ngak mungkin kali ya..hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin aja sih Mas. Masalahnya, rela apa nggak, udah keluar banyak duit buat beli tiket, tapi di sana cuman 3 hari :D

      Delete
  2. Mas Indra...ini itinerary yg sudah settle tripnya kan...hebat...

    ReplyDelete
  3. Mo konsul itinerary nih mas…rncana saya mo ke euro akhir februari bln depan total 15hari, ga termasuk perjalanan dr indonesia …rute nya amsterdam-Paris-Interlaken-Milan-Rome-Pisa-Florence-Venice-Salzburg-Munich-Cologne-Amsterdam…Rencanany mo pake eurail global pass aja, ga pk pesawat krn uda mahal dan biar ga rugi jg beli eurail pass,hehe…kira"memungkinkn tdk rute tersebut…trima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, nggak kebanyakan Mbak kota yang disinggahi? Apalagi naik kereta. Soalnya nggak semuanya dilayani high speed train atau over night train. Jadi ada waktu jalan2 yang terbuang di perjalanan pindah kota/negara :D

      Delete
  4. Salam kenal mas.. tgl 18 Des ini saya berangkat ke Amsterdam dan balik Jakarta tgl 1 Jan.
    Saya baru pertama kali ke eropa dan pertama kali solo traveling... saya bingung mo bikin itinerarynya :) minta tolong advisenya ya..Plan saya di amsterdam sampe tgl 23 Dec (bny temen & sodara), setelah itu saya bingung mo kemana aja & brp lama di setiap kota, yang jelas Paris wajib hukumnya buat ngeliat eifel :)
    Terimakasih

    ReplyDelete