Friday, December 12, 2014

Garuda Indonesia Kini Maskapai Bintang Lima



Di penghujung tahun 2014 ini maskapai Garuda Indonesia memberikan kado yang indah bagi rakyat Indonesia. Pada hari Kamis 11 Desember 2014, Skytrax mengumumkan bahwa Garuda Indonesia masuk ke dalam maskapai penerbangan bintang lima. Skytrax merupakan lembaga pemeringkat bandara dan maskapai penerbangan global yang berbasis di Inggris. Garuda Indonesia sendiri sebelumnya telah berulang kali menerima penghargaan dari Skytrax. Di antaranya 4 Star Airline SKYTRAX 2010”, “World’s Most Improved Airline 2010”, “Best Regional Airline in Asia 2012”,  "The World's Best Regional Airline 2012", "The Top Five Economy Class Airline 2012", "Best Economy Class Airline Seat 2013", "World's Best Economy Class 2013", “The World's Best Airline Cabin Crew 2014”, dan yang terbaru adalah 5 Star Airline SKYTRAX 2014. Kini Garuda Indonesia sejajar dengan maskapai-maskapai kelas dunia yang sebelumnya telah meraih penghargaan ini seperti Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Qatar Airways, Asiana Airlines, Hainan Airlines, All Nippon Airways, dan Malaysia Airlines.

Congratulation Garuda Indonesia, The Airline of Indonesia.

www.garuda-indonesia.com

www.airlinequality.com

ARTIKEL TERKAIT:

8 comments:

  1. sejujurnya kok gw ga berasa apa2 yah kalo naek GA, biasa aja gitu...lebih berasa 'mahal'nya kalo naek cathay or SQ or Asiana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin kena sindrom rumput tetangga lebih hijau kali Mbak? Hehehe... Gw pernah naik SQ rute KUL-SIN nggak dikasih snack. Tahun 2011 ke Amsterdam naik SQ pesawatnya tua. Demikian pula dengan fasilitas hiburannya. Monitornya kecil banget. Pernah juga naik Cathay rute SIN-HKG-SIN cuman dikasih snack tanpa makan besar. Untung pesawatnya masih baru.

      Kalo Garuda, emang kayaknya beberapa Airbus A330 yang biasa dipake ke Asia Timur&Australia mulai terasa old fashion. Kekurangan lainnya, kalo mau redeem miles nggak bisa separuh miles separuh cash. Jadi harus punya miles yang cukup dulu baru bisa redeem. Belum lagi prosesnya ribet nggak bisa via internet. Web Garuda juga step by stepnya terlalu panjang. Habis klik search nggak langsung nongol tarifnya. Hmm... Masih banyak kayaknya yang musti dibenahi Garuda. Mudah2an bisa lebih baik lagi.

      Delete
  2. Yang saya heran. kalau saya naik garuda kemanapun, perasaan kursinya selalu penuh terisi padahal tiket lebih mahal dari maskapai lainnya. tapi kok rugi mulu ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Barangkali karena sebagian besar nggak ngeluarin kocek pribadi Mas. Hehehe... Saya juga kalo ada business trip suka pake Garuda :D

      Delete
  3. itu Malaysia Airlines under review kenapa ya? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo MAS sih udah sejak lama masuk maskapai bintang lima. Tapi nggak tau juga kok di-review lama banget :D

      Delete