Thursday, December 31, 2015

Liburan Akhir Pekan ke Gunung Bromo

Dalam hal traveling, saya paling suka dengan pemandangan alam. Gunung salah satunya. Saya suka berada di puncak gunung sehingga bisa menikmati panorama di bawahnya. Sejauh ini sudah dua gunung yang sudah saya daki. Pertama, Jungfraujoch di Swiss. Dan kedua adalah Gunung Bromo yang merupakan salah satu gunung aktif di Pulau Jawa. Ya betul. Bisa dibilang saya belum pernah mendaki gunung karena untuk mendaki kedua gunung tersebut hanya perlu sedikit usaha atau bahkan sama sekali tidak perlu usaha. Untuk sampai ke Jungfraujoch sudah tersedia kereta listrik. Sementara untuk mencapai puncak Bromo, sudah tersedia anak tangga. Kali ini saya sharing tentang perjalanan akhir pekan ke Bromo beberapa bulan lalu.
 
Lautan Pasir Bromo
Saya pergi bertujuh dengan teman kantor. Dari Surabaya, kami naik mobil pribadi menuju Cemoro Lawang. Sepanjang perjalanan, tak banyak yang bisa dilihat karena kami berangkat tengah malam. Yang saya ingat, jalanan yang kami lalui penuh dengan tanjakan. Sekitar pukul dua dini hari, kami tiba di Cemoro Lawang. Mobil pribadi maksimal hanya sampai di sini karena selanjutnya kami diharuskan menyewa hardtop.

Begitu membuka pintu mobil, hembusan udara dingin menyapa kami. Saya segera memakai jaket, sarung tangan, syal dan kupluk. Saya juga memakai longjohn yang sudah saya kenakan sejak di Surabaya untuk menghangatkan badan. Jika tidak membawa jaket, sebaiknya menyewanya di Cemoro Lawang saja karena lebih murah daripada di atas nanti.

Monday, December 28, 2015

Pengalaman Delay Penerbangan Garuda Indonesia

Beberapa waktu yang lalu, maskapai Garuda Indonesia menerima sertifikat standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 untuk Delay Management dari British Standard Institute Indonesia selaku Badan Sertifikasi Indonesia. Apa iya maskapai pembawa bendera Indonesia ini benar-benar memiliki manajemen yang baik dalam menangani delay? Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya baru saja terbang dengan maskapai ini dan mengalami delay yang cukup lama.

Saat itu saya akan terbang dari Batam menuju Jakarta. Pulau Batam bersama Sumatera dan Kalimantan pada saat itu merupakan daerah terdampak kabut asap yang cukup parah, bahkan saya rasakan lebih parah dibandingkan beberapa tahun lalu ketika saya tinggal di sana (Penjarakan para pembakar hutan dan miskinkan bos-bos mereka!!!). Adanya kabut asap tentunya membuat jarak pandang terbatas dan pada batasan tertentu dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Pada masa itu, adalah kejadian yang biasa dimana bandara ditutup untuk sementara waktu sementara penerbangan menuju bandara tersebut dialihkan, ditunda, atau dibatalkan.
 
Boeing 737-800 Garuda Indonesia at SRG

Oak Tree Emerald Hotel Semarang (Review)

Oak Tree Emerald Hotel Semarang. Jika sedang berkunjung ke Kota Semarang namun menginginkan suasana penginapan yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota (tapi tidak terlalu jauh), lengkap dengan pemandangan yang menyejukkan mata, hotel ini adalah jawabannya. Hotel ini juga merupakan pilihan yang tepat bagi warga Semarang yang ingin sejenak me-refresh pikiran, namun malas ke luar kota. Oak Tree Emerald Hotel terletak di kawasan Semarang atas, tepatnya di Palm Hill Estate, Papandayan. Dari Simpang Lima Semarang, ikuti Jalan Pahlawan hingga perempatan Siranda, kemudian jalanan akan menanjak hingga bunderan Taman Diponegoro, kemudian belok kiri menuju Jalan Sultan Agung. Jalan Papandayan, lokasi hotel ini berada, ada di kanan jalan, tepat di seberang Hotel Grand Edge. Letak Oak Tree Emerald Hotel memang tidak strategis di pusat kota, juga tidak terjangkau transportasi umum. Namun kekurangan ini dibayar lunas dengan adanya shuttle service dan/atau airport shuttle secara GRATIS.

Oak Tree Emerald Hotel Semarang