Saturday, January 16, 2016

Bandara Kuala Namu Medan

Bandara Kuala Namu (Kode IATA:KNO) terletak sekitar 39 kilometer dari kota Medan atau tepatnya di Kabupaten Deli Serdang. Bandara yang menjadi hub kawasan Indonesia barat ini bisa dikatakan sebagai bandara yang benar-benar baru karena baru diresmikan pada tahun 2013 lalu. Sebelumnya, penerbangan dari dan menuju Medan dilayani di Bandara Polonia yang terletak di pusat kota Medan. Bandara Polonia memang sudah sangat kepayahan melayani penumpang. Bandara ini hanya dirancang untuk melayani 900 ribu penumpang per tahun, namun dipaksa melayani 8 juta penumpang per tahun. Sementara itu untuk mengekspansi bangunan terminal Bandara Polonia tidak memungkinkan karena letaknya yang di pusat kota dan dikelilingi pemukiman padat. Karena hal itulah, pemerintah melalui PT.Angkasa Pura II membangun Bandara Kuala Namu untuk menggantikan peran Bandara Polonia. Sementara Bandara Polonia kini dikembalikan fungsinya menjadi Pangkalan Udara Militer bernama Lanud Soewondo.
Ornamen rumah adat berpadu dengan unsur modern bandara

Bandara Kuala Namu direncanakan akan memiliki dua buah runway dan terminalnya dapat melayani 25 juta penumpang per tahun. Namun untuk tahap I, baru satu buah runway yang dibangun dan terminal penumpangnya baru dapat melayani 9 juta penumpang per tahun. Padahal jumlah penumpang per tahun di bandara ini sekarang sudah di atas 8 juta. Tampaknya pembangunan tahap II harus mulai dilakukan. Meskipun baru tahap I, bukan berarti Bandara Kuala Namu kehilangan pesonanya. Bandara ini dilengkapi fasilitas baggage handling system seperti bandara di Balikpapan dan Bali. Bangunan terminal pun berdiri megah dan berkonsep eco airport. Bandara Kuala Namu juga terhubung dengan kereta api menuju pusat kota Medan. Sementara jalan bebas hambatan saat ini tengah dibangun.



Masih banyak lahan kosong untuk pembangunan Tahap II
Bangunan bandara Kuala Namu terdiri dari 3 lantai. Lantai 3 diperuntukkan untuk keberangkatan. Di sini tersedia 101 kounter check in. Bandara ini juga rasanya merupakan bandara pertama di Indonesia yang memperbolehkan siapa pun memasuki check in hall. Konsep seperti ini sangat umum diterapkan di bandara-bandara kelas dunia. Memang, area di sekitar kounter check in hanya diperuntukkan untuk para penumpang. Namun di sekitar kounter yang masih berada di hall yang sama, tersedia restoran dan toko-toko layaknya di dalam mall. Area ini terbuka untuk semua orang.
Jalan layang langsung ke area keberangkatan
Pintu masuk menuju check in hall
Check in Hall
Kounter check in Bandara Kuala Namu
Check in Hall
Mall dalam Bandara Kuala Namu


Replika Istana Maimun di Bandara Kuala Namu
Usai melakukan check in, penumpang yang akan menuju ruang tunggu akan melewati gate otomatis. Untuk membuka gate, penumpang hanya perlu menge-scan boarding pass yang sudah dimiliki. Troli sudah tidak diperbolehkan di sini. Setelah itu, penumpang akan menuruni eskalator menuju lantai 2, di sinilah letak ruang tunggu keberangkatan. Di area ini juga terdapat toko dan lounge. Mesin x-ray tersedia di masing-masing ruang tunggu sehingga beban antreannya dapat terbagi dengan rata. Sementara aviobridge yang dimiliki bandara ini ada 8 buah dengan rincian, 2 buah untuk penerbangan internasional dan 6 buah untuk penerbangan domestik.
Lorong menuju Ruang Tunggu Bandara Kuala Namu
Lorong menuju Ruang Tunggu Bandara Kuala Namu
Pemeriksaan x-ray di masing-masing ruang tunggu

Demikian sharing tentang Bandara Kuala Namu. Tak sabar rasanya melihat bandara ini setelah pembangunannya rampun 100%. Posting-an berikutnya tentang kereta api yang menghubungkan bandara ini dengan pusat kota Medan, “Kereta Api Bandara Kuala Namu”.

Info bandara lainnya

ARTIKEL TERKAIT:

2 comments:

  1. Aku suka bandara ini karna kayak mall dan banyak resto jadi bisa buat nongkrong hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tinggal di Medan dan sekitarnya, bisa jadi alternatif tempat nongkrong nih... Hahaha... :D

      Delete