Friday, January 22, 2016

Kereta Api Bandara Kuala Namu

Kereta api menjadi salah satu alternatif transportasi yang menghubungkan Bandara Kuala Namu dengan pusat kota Medan. Kereta api ini sering disebut sebagai yang pertama di Indonesia. Bisa jadi benar jika yang dimaksud adalah kereta api yang khusus hanya untuk melayani penumpang dari pusat kota menuju bandara. Sementara itu jika yang dimaksud adalah bandara yang dapat diakses dengan kereta api, Indonesia sudah memiliki Bandara Adisucipto yang terkoneksi dengan Stasiun Maguwo. Hanya saja, kereta api menuju Stasiun Maguwo merupakan kereta api lokal yang tidak dikhususkan mengangkut penumpang dari dan menuju bandara. Kebetulan saja rute yang dilalui kereta api ini melewati Stasiun Maguwo yang terletak persis di depan bandara.

Sebagai traveler yang menyukai kereta api, dapat dikatakan saya pernah mencoba seluruh tipe kereta yang ada di Indonesia ditambah beberapa tipe di luar negeri. Pada posting­-an sebelumnya tentang kereta api terbaik di Indonesia, saya berpendapat bahwa juaranya adalah KA Argo Bromo Anggrek. Untuk kereta api penumpang jarak jauh di pulau Jawa memang rasanya tidak ada yang bisa mengalahkan kenyamanan kereta api ini. Sementara itu jika yang ditanya adalah kereta api penumpang jarak dekat, saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa yang terbaik saat ini adalah kereta api Bandara Kuala Namu.
Kereta Api Bandara Kuala Namu



Kereta api Bandara Kuala Namu dioperasikan oleh ARS (Airport Railink Service) yang merupakan perusahaan patungan antara PT.Kereta Api Indonesia dengan PT.Angkasa Pura II. ARS memiliki empat train sets yang diproduksi oleh Woojin Industries Korea Selatan dimana masing-masing terdiri dari empat gerbong. Setiap gerbong memiliki dua buah pintu pada masing-masing sisinya. Kereta api yang ditenagai mesin diesel ini dapat mengangkut 172 orang penumpang dalam satu kali pemberangkatan. Urusan kenyamanan juga sangat diperhatikan karena peredam kejut kereta ini sudah mengunakan air suspension.
Interior Kereta Api Bandara Kuala Namu
Rak Penyimpanan Bagasi
Setiap harinya terdapat 20 keberangkatan baik dari Bandara Kuala Namu menuju Stasiun Medan atau sebaliknya. Waktu tempuh dari Stasiun Medan menuju Bandara Kuala Namu hanya 30 menit. Sementara untuk rute sebaliknya, diperlukan waktu 45 menit. Hal ini karena kereta api akan berhenti di stasiun antara saat berpapasan dengan kereta menuju bandara. Jalur kereta menuju Bandara Kuala Namu memang masih single track.
Jadwal Kereta Api Bandara Kuala Namu
Jika baru saja tiba di Bandara Kuala Namu, stasiun kereta api terletak tepat di depan bandara. Para calon penumpang bisa memilih untuk membeli tiket melalui loket atau menggunakan vending machine yang banyak tersedia. Harga tiketnya Rp100.000 sekali jalan. Penumpang akan memperoleh sebuah kartu dan kertas struk setelah melakukan pembelian tiket. Kartu tiket akan digunakan untuk membuka pintu otomatis. Cara menggunakannya sangat mudah, cukup masukkan kartu pada slot yang tersedia, selanjutnya pintu akan otomatis terbuka dan kartunya tidak perlu diambil lagi. Sementara itu struknya jangan dibuang. Ternyata di dalamnya tertera nomor gerbong dan tempat duduk yang akan dicek oleh petugas di dalam kereta.

Petunjuk arah menuju stasiun kereta api
Stasiun Kereta Api Bandara Kuala Namu
Jika berangkat dari Medan menuju Bandara Kuala Namu, Stasiun Medan terletak tepat di seberang Lapangan Merdeka dan Centre Point Mall. Stasiun ini benar-benar terletak di jantung kota Medan. Prosedur pembelian tiket di Stasiun Medan sama saja dengan di Stasiun Bandara Kuala Namu. Fasilitas ruang tunggu penumpangnya juga tak kalah cantik. Yang membedakan, di Stasiun Medan tersedia fasilitas city check in untuk penumpang pesawat Lion Air. Di stasiun ini juga tersedia hotel transit yang bernama d’prima Hotel Medan.
Stasiun Kereta Api Medan
Sebelah kanan khusus platform KA Bandara
Jembatan menuju platform KA Bandara

Demikian sekilas tentang fasilitas transportasi kereta api Bandara Kuala Namu. Jika sedang berkunjung ke Medan, tak  ada salahnya mencoba naik kereta api ini. Harga tiketnya memang cukup mahal, yakni Rp100.000 per orang. Jika pergi berempat, sudah habis Rp400.000 sendiri. Pulang pergi berarti Rp800.000. Bisa dipakai beberapa kali naik taksi. Memang tidak ekonomis jika berpergian dalam grup. Namun setidaknya, kereta api bandara membuat Bandara Kuala Namu setara dengan bandara-bandara kelas dunia. Di bandara-bandara kelas dunia itu pun rata-rata tiket kereta apinya juga cukup mahal meskipun yang murah juga ternyata cukup banyak seperti Bandara Changi Singapura dan Bandara Suvarnabhumi Bangkok, bahkan Bandara Schipol Amsterdam.

ARTIKEL TERKAIT:

8 comments:

  1. Mahal juga ya mas Indra. Mana ngak praktis apa lagi kalo ke Medannya ngak ke lap merdeka, tambah lagi ongkos bentor ya..hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... Iya Mas. Saya kemarin sempet nyoba jalan kaki dari Istana Maimun ke stasiun. Baru setengah jalan udah nyerah. Akhirnya naik bentor juga :D

      Delete
  2. Iya mahal tu...makanya kmrn ke medan bedua misua ya mending naek taksi aja udah sama aja tinggal duduk...hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih praktis, langsung ke tujuan, dan bisa lebih murah juga kalo pergi berdua :D

      Delete
  3. mantap nih ceritanya, makasih udah share pengalaman naik kereta api di medannya kak :)

    keren cara reviewnya, :)

    ReplyDelete
  4. Mas kira2 yg enak dan murah dari bandara menuju jl surabaya pake apa yah dgn tjuan ke hotel swis bel

    ReplyDelete
  5. Mas kira2 yg enak dan murah dari bandara menuju jl surabaya pake apa yah dgn tjuan ke hotel swis bel

    ReplyDelete
  6. Ini mah keterlaluan harga nya, parah banget, bogor jakarta saja comuterline cuma 6000 rupiah jarak sama

    ReplyDelete