Sunday, January 24, 2016

Kereta Api Penumpang Terpanjang di Indonesia

Minggu lalu saya berkesempatan naik Kereta Api Kertajaya Tambahan untuk perjalanan dari Jakarta menuju Semarang. Kereta api ini diluncurkan untuk mengatasi lonjakan penumpang pada saat libur natal dan tahun baru. Tadinya saya kurang begitu tertarik menaiki kereta api ini karena saat itu harga tiketnya hampir dua kali lipat dari Kereta Api Tawang Jaya yang biasa saya naiki. Tapi pembicaraan dengan penumpang lain pada saat saya pulang ke Semarang beberapa pekan sebelumnya membuat saya tertarik mencoba naik kereta api ini.

Kereta Api Kertajaya Tambahan ternyata bukan hanya sekadar kereta api penumpang biasa. Kereta api ini memiliki 14 gerbong penumpang  sehingga total dapat mengangkut 1.484 penumpang sekali jalan (masing-masing gerbong berkapasitas 106 penumpang). Luar biasa! Normalnya kereta api penumpang di Indonesia hanya terdiri dari 8 gerbong penumpang saja. Beberapa kereta api kelas campuran Ekonomi-Bisnis-Eksekutif (KA Gumarang, Harina, dsb) secara total paling hanya mengangkut 12 gerbong saja.
 
KA Kertajaya (Tambahan)




Kapasitas angkut lebih dari 1.400 penumpang
Terdiri dari 14 gerbong penumpang

Karena kapasitas angkut yang sangat besar, antrean pengecekan boarding pass untuk kereta api ini luar biasa panjang. Antreannya mengular sampai ke arah tempat parkir, bahkan sebelum pintu dibuka. Antrean masuk ruang tunggu baru terasa lumayan berkurang setelah pintu masuk dibuka satu lagi. Pintu masuk ini tadinya khusus untuk penumpang KA Progo. Berhubung kereta apinya sudah berangkat, maka para penumpang KA Kertajaya Tambahan diperbolehkan masuk melalui pintu ini.
 
Antrean luar biasa panjang
Usai pengecekan boarding pass, saya segera menuju peron jalur 3 tempat KA Kertajaya Tambahan disiapkan. Dengan gerbong yang sangat panjang, kereta api ini ditarik oleh lokomotif CC 206 yang biasanya hanya dipergunakan untuk menarik kereta api eksekutif dan kereta api barang. Saat ini lokomotif CC 206 merupakan lokomotif tercanggih di Indonesia yang beroperasi secara reguler. Pada saat menarik gerbong barang, lokomotif ini dapat menarik 30 gerbong kontainer sekaligus. 1 gerbong dapat memuat satu buah kontainer 40 feet atau dua buah kontainer 20 feet. Sementara itu pada saat menarik rangkaian Kereta Api Kertajaya Tambahan ini, lokomotif CC 206 menarik total 16 gerbong yang terdiri dari 14 gerbong penumpang dan 2 gerbong kereta makan. 1 kereta makan terletak tepat di belakang lokomotif, sementara yang lainnya terletak paling belakang. Sayangnya, hanya satu kereta makan yang difungsikan dan pramusajinya tidak pernah sampai di gerbong paling belakang.
 
Lokomotif CC206 menarik KA Kertajaya Tambahan
Malam itu saya duduk di gerbong 14 atau gerbong penumpang yang paling belakang. Sesuai dugaan, ternyata gerbong saya jauh melebihi peron stasiun. Tapi tidak perlu khawatir karena sudah disediakan tangga untuk mempermudah penumpang naik ke dalam gerbong. Sepanjang perjalanan yang saya lalui, kereta api ini singgah di Stasiun Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan dan Semarang Tawang. Kemudian kereta api melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan dan berakhir di Surabaya Pasar Turi.
 
Rangkaiannya melebihi peron Stasiun Pasar Senen


Gerbong 14 

Jauh lebih panjang daripada KA Tawang Jaya
Jauh melebihi peron Stasiun Tegal

Selanjutnya untuk jadwal perjalanan, dari Stasiun Pasar Senen Jakarta kereta api ini berangkat setiap hari Jumat pukul 23.15, tiba di Semarang Tawang pukul 06.05, dan di Surabaya Pasar Turi pukul 10.25. Sebaliknya dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, kereta api ini berangkat setiap hari Minggu pukul 22.00 dan tiba di Jakarta Pasar Senen pukul 09.00. Untuk keberangkatan dari Stasiun Semarang Tawang pada hari Senin dini hari pukul 02.35. Harga tiket yang ditawarkan antara Rp135.000 – Rp165.000.


Tertarik mencoba naik kereta api ini? Sepertinya harus segera. Kereta Api Kertajaya Tambahan hanya ada sampai dengan tanggal 26 Februari 2016 untuk keberangkatan dari Jakarta dan 28 Februari 2016 untuk keberangkatan dari Surabaya.

ARTIKEL TERKAIT:

5 comments:

  1. sekarang bahas kereta juga? udah ga pesawat aja ya? heheheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jarang naik pesawat baru soalnya. Tahun ini aja baru naik Airbus A320 Air Asia dua kali sama Boeing 737-900ER Lion Air sekali. Nothing special to share. Tapi kan gue masih nulis tentang bandaranya. Hehehe... :D

      Delete
  2. Pulang natal ini naek ini. Busyet ramenya di gerbong. :D

    ReplyDelete
  3. Mulai tanggal 1 April 2016, KA Kertajaya reguler Surabaya - Jakarta akan selalu membawa 14 K3 Kereta penumpang + 1 KMP3 + 1 Kereta Aling2 dan mulai tanggal 4 April 2016 KA Tawang Jaya Semarang - Jakarta juga membawa rangkaian panjang seperti KA Kertajaya. Sayangnya, pada tanggal yang sama, KA Tegal Arum Tegal - Jakarta sudah tidak jalan lagi.

    ReplyDelete
  4. jadi rindu masa masa Babang belajar di kampung inggris, setiap jumat sore/malam langsung ke stasiun kediri buat kabur ke kota lain buat jalan-jalan. paling jauh itu naik kereta api kahuripan nyampe ke bandung sekalian tes ielts di bandung

    ReplyDelete